Helmut Marko (Instagram/@ f1gossippofficial)
INDOZONE.ID - Dunia Formula 1 (F1) lagi-lagi diguncang oleh kabar besar yang datang dari markas Milton Keynes.
Menjelang bergulirnya era regulasi baru di musim 2026, sosok sentral di balik kesuksesan Red Bull Racing, Helmut Marko, dikabarkan akan segera meninggalkan tim.
Berdasarkan laporan beberapa sumber, pria berusia 82 tahun itu diperkirakan akan angkat kaki dalam waktu dekat.
Kabar ini bukan soal berita pensiun biasa, melainkan sinyal kuat akan berakhirnya sebuah dinasti yang telah mendominasi lintasan balap selama bertahun-tahun.
Baca juga: Al-Hilal Siap Ajukan Tawaran ke Mohamed Salah Usai Hubungannya dengan Liverpool Hancur
Kepergian Marko menambah daftar panjang figur kunci yang meninggalkan tim berlogo banteng merah tersebut dalam kurun waktu singkat.
Sebelumnya, Red Bull telah kehilangan Adrian Newey, sang desainer mobil legendaris yang memilih berlabuh ke Aston Martin, serta Jonathan Wheatley yang hengkang ke Sauber (Audi).
Bahkan, posisi Christian Horner sebagai tim prinsipal pun telah digantikan oleh Laurent Mekies awal tahun ini.
Hilangnya nama-nama besar ini memicu pertanyaan serius di kalangan penggemar: Apakah Red Bull sedang mengalami krisis internal atau sekadar regenerasi alami?
Selama berkarir di dunia F1, Helmut Marko dikenal sebagai otak di balik program junior Red Bull yang sangat sukses.
Baca juga: Liverpool Siapkan Antoine Semenyo sebagai Pengganti Mohamed Salah yang Ingin Hengkang
Tangan dinginnya bertanggung jawab atas lahirnya juara-juara dunia seperti Sebastian Vettel dan tentu saja, Max Verstappen.
Ia juga yang memberi kesempatan beberapa pembalap lain untuk bersinar seperti Daniel Ricciardo, Alex Albon, Pierre Gasly, Yuki Tsunoda, hingga Arvid Lindblad yang akan debut di musim 2026 mendatang.
Tanpa kehadiran Marko, banyak yang meragukan apakah Red Bull masih memiliki ketajaman yang sama dalam mendeteksi talenta muda di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber