Sergio Ramos saat bermain di Monterrey. (REUTERS/Daniel Becerril)
INDOZONE.ID - Persaingan di Premier League semakin ketat dan Manchester United menjadi salah satu klub yang bergerak cepat menjelang jendela transfer Januari.
Konsistensi lini belakang kembali dipertanyakan setelah serangkaian penampilan yang tidak konsisten.
Kesalahan-kesalahan yang tidak perlu di momen penting menjadi perhatian dan mendorong klub untuk mencari bek berpengalaman yang mampu memberikan ketenangan dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Baca juga: Resmi Tinggalkan PSG, Sergio Ramos Susul Ronaldo ke Arab Saudi?
Di berbagai liga top Eropa, pencarian terhadap bek tengah berpengalaman meningkat. Pemain yang memiliki karakter kepemimpinan dan kemampuan menjaga organisasi pertahanan menjadi kemampuan yang berharga.
Klub-klub besar menilai tipe pemain seperti ini mampu memberikan dampak langsung, baik di dalam lapangan maupun di ruang ganti.
Sergio Ramos saat bermain di Monterrey. (REUTERS/Daniel Becerril)
Situasi serupa juga terlihat di La Liga dan Serie A, di mana sejumlah klub memantau opsi bek veteran untuk memperkuat tim menjelang paruh kedua musim.
Dalam pencarian itu, nama Sergio Ramos kembali mencuat. Diusianya yang sudah 39 tahun, tidak banyak pemain yang memiliki kepemimpinan, wibawa, dan mentalitas selevel dirinya.
Baca juga: Sergio Ramos Ngajak Rudiger Gelut di Luar Lapangan, Duh Galak Amat Bang!
Ramos baru saja mengakhiri petualangan singkat namun berkesan bersama Monterrey. Di Liga MX, Ramos mampu memberikan banyak pengaruh dalam struktur permainan tim.
Meski tidak menutup musim dengan gelar, kontribusinya tetap mendapat apresiasi.
Perpisahannya berlangsung penuh rasa hormat, menegaskan bahwa ia masih berada dalam kondisi fisik yang terjaga serta memiliki motivasi untuk kembali bermain di level tertinggi.
Sergio Ramos saat bermain di Monterrey. (REUTERS/Daniel Becerril)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Cadena SER