Federico Barba saat di Persib Bandung. (Dok. Persib.co.id)
INDOZONE.ID - Bek Persib Bandung, Federico Barba, kembali menjadi perhatian setelah muncul kabar yang mengaitkannya dengan potensi kepulangan ke Italia.
Pemain asal Italia ini, disebut masuk dalam radar klub Serie B, Pescara, yang tengah memantau situasinya jelang bursa transfer Januari 2026.
Kabar tersebut tidak hanya ramai dibicarakan di media sosial, tetapi juga mendapat perhatian langsung dari media Italia.
Salah satunya adalah Il Centro, yang secara khusus menyoroti peluang Pescara untuk mendatangkan Barba dari Persib.
Baca juga: Akui Hampir Bergabung dengan Persib, Asnawi Pilih Bertahan di Port FC, Apa Alasannya?
Dalam laporannya, Il Centro menyebut Federico Barba sebagai target utama Delfino Pescara 1936 untuk memperkuat lini belakang.
Bek kiri kelahiran 1993 itu dinilai memiliki pengalaman, dan kualitas yang dibutuhkan Pescara dalam persaingan ketat Serie B.
“Target utama adalah Federico Barba, bek kiri kelahiran 1993 yang saat ini bermain di Liga Super Indonesia,” tulis Il Centro.
Pernyataan tersebut mempertegas keseriusan Pescara dalam membidik pemain Persib Bandung tersebut.
Ketertarikan ini dinilai wajar, mengingat performa Barba yang cukup konsisten bersama Persib, sekaligus pengalamannya bermain di Italia sebelum hijrah ke Indonesia.
Baca juga: Persib Berpotensi Lawan Ronaldo cs di ACL 2, Bojan Hodak: Fokus Kami Ke Malut United Dulu
Meski masuk dalam daftar teratas incaran Pescara, proses transfer Federico Barba tidak berjalan mudah. Faktor utama penghambat adalah status kontraknya yang masih mengikat bersama Persib Bandung.
Kondisi tersebut membuat Pescara harus bernegosiasi langsung dengan manajemen Maung Bandung, jika ingin merealisasikan transfer.
Selain kontrak, kondisi finansial klub juga menjadi persoalan. Pescara disebut belum mencapai kesepakatan terkait nilai gaji dengan Barba. Di sisi lain, tawaran yang diajukan kepada Persib juga dinilai kurang menarik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Il Centro