Douglas Luiz saat bermain di Juventus (Instagram/@dgoficial)
INDOZONE.ID - Chelsea mendapat kesempatan untuk mendatangkan Douglas Luiz, setelah sang gelandang mengungkapkan niatnya pergi dari Juventus.
Sementara itu, Juventus juga telah menetapkan harga jual untuk Luiz, yang memberikan kesempatan bagi The Blues untuk menambah kekuatan lini tengah mereka.
The Blues kini tengah mempertimbangkan untuk mendatangkan mantan pemain Aston Villa tersebut.
Klub-klub besar lainnya seperti Manchester City dan Arsenal, juga dikabarkan terus memantau perkembangan situasi gelandang berusia 26 tahun itu.
Baca Juga: Rasa Bangga Omar Marmoush Usai Resmi Jadi Pemain Baru Man City
Chelsea terlihat sangat aktif menjelang penutupan jendela transfer, dengan rencana untuk memperkuat tim di berbagai posisi, termasuk bek, gelandang, penyerang, dan pemain sayap.
Menurut informasi dari TEAMtalk, Chelsea sedang mengevaluasi kemungkinan merekrut Luiz yang kini tersedia setelah Juventus memutuskan untuk menjualnya.
Keputusan tersebut membuka kesempatan bagi The Blues untuk menambah kedalaman skuad di lini tengah mereka.
Pelatih Juventus, Thiago Motta, telah memutuskan, Douglas Luiz bukan bagian dari rencana jangka panjang tim.
Meskipun Luiz baru bergabung dengan Juventus dari Aston Villa pada musim panas lalu dengan biaya transfer sekitar 42 juta poundsterling, Motta merasa pemain asal Brasil itu tidak cocok dengan visi tim ke depan.
Baca Juga: Thiago Motta Latih Juventus, 7 Pemain Ini Kemungkinan Bakal Dilepas, Siapa Saja?
Agen Luiz kini tengah bekerja keras untuk menemukan solusi terbaik bagi kliennya. Berdasarkan informasi yang beredar, Chelsea diberi kesempatan untuk mengajukan tawaran.
Luiz menginginkan tantangan baru dan berlaga di Liga Champions. Sehingga, sejumlah klub besar yang berkompetisi di Eropa, baik di Inggris maupun luar Italia, tertarik untuk merekrutnya.
Douglas Luiz saat bermain di Juventus (Instagram/@dgoficial)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: TeamTalk.com