INDOZONE.ID - Pelatih Napoli, Antonio Conte, mengisyaratkan ketertarikannya untuk kembali menangani tim nasional Italia.
Ia mengakui namanya masuk dalam daftar calon pengganti Gennaro Gattuso di kursi pelatih Gli Azzurri.
Gattuso berpisah dengan federasi sepak bola Italia pekan lalu.
Pemecatan itu terjadi setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.
Baca juga: Harry Maguire Resmi Perpanjang Masa Baktinya di Manchester United hingga 2027
"Wajar nama saya masuk dalam daftar calon pelatih tim nasional," kata Conte usai membawa Napoli menang 1-0 atas AC Milan, Senin (6/4/2026). "Saya akan memasukkannya di antara nama-nama lain jika saya yang memegang federasi."
Pernah Bawa Italia ke Perempat Final Euro 2016
Conte bukanlah nama asing bagi sepak bola Italia. Ia pernah melatih tim nasional selama dua tahun dan membawa Italia mencapai perempat final Euro 2016 sebelum kalah dari Jerman lewat adu penalti.
"Saya sudah pernah bekerja dengan tim nasional dan saya tahu lingkungannya," ujar mantan pelatih Chelsea dan Tottenham tersebut. "Menjadi pelatih tim nasional berarti mewakili negara, ini bukan soal sanjungan."
Baca juga: Manchester United Targetkan Raup Rp2 Triliun dari Penjualan Pemain, Lima Nama Siap Hengkang
Namun Conte juga mengingatkan soal statusnya saat ini. Kontraknya dengan Napoli masih berlaku hingga Juni 2027.
"Anda tahu bagaimana situasi kontrak saya. Pada akhir musim, saya akan bertemu lagi dengan presiden dan kita lihat nanti," imbuhnya.
Serukan Perubahan Besar di Sepak Bola Italia
Kegagalan Italia lolos ke Piala Dunia 2026 di Amerika Utara menjadi pukulan telak. Harapan Gli Azzurri sirna setelah kalah adu penalti melawan Bosnia dan Herzegovina di babak kualifikasi playoff.
Conte menilai perubahan di sepak bola Italia sangat diperlukan. "Kami mencintai tim nasional dan kami bersedih dengan apa yang terjadi," katanya.
Baca juga: Bernardo Silva akan Tinggalkan Manchester City Akhir Musim Nanti
"Setiap kali kami tidak lolos, kami harus membangun kembali. Tapi sebagai pelatih tim nasional, saya melihat sedikit bantuan dari klub-klub. Ada pemain dengan level tertentu dan sesuatu harus dilakukan."
Pernyataan Conte ini mengindikasikan adanya masalah koordinasi antara tim nasional dan klub. Ia merasa kurang mendapat dukungan dalam pengembangan pemain.
Presiden Napoli Tak Akan Halangi Conte
Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, buka suara soal peluang kepergian Conte. Ia mengaku tidak akan menghalangi jika Conte benar-benar ingin kembali ke tim nasional.
"Jika Antonio meminta saya, saya pikir saya akan mengatakan ya," ujar De Laurentiis kepada media Italia. Namun ia ragu Conte akan tertarik dengan kondisi federasi yang ia sebut "benar-benar tidak terorganisir".
Baca juga: Inter Miami Buka Pembicaraan untuk Datangkan Casemiro Pada Musim Panas Nanti
De Laurentiis justru menyerukan reorganisasi total di federasi. "Semuanya perlu dirombak, sistem harus diatur ulang, dan Serie A perlu diberi kekuasaan lebih," tegasnya.
Conte sendiri baru saja membawa Napoli meraih scudetto keempat musim lalu. Itu adalah gelar Serie A kelimanya sebagai pelatih di Italia.
Saat ini Napoli duduk di peringkat kedua, terpaut tujuh poin dari Inter Milan dengan tujuh pertandingan tersisa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ESPN