INDOZONE.ID - Manchester City resmi mengumumkan Enzo Maresca sebagai pelatih baru yang meneruskan tongkat estafet dari Pep Guardiola.
Enzo Maresca dikontrak selama 3 tahun atau hingga musim panas 2029 mendatang oleh Manchester City.
Baca juga: Gagal Total di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Mundur Sebagai Pelatih Korea Selatan
Maresca akan mengemban beban berat di Man City. Bagaimana tidak, ia diahrapkan bisa meneruskan warisan yang ditinggalkan Pep Guardiola.
Meski begitu, Enzo Maresca merasa tertantang untuk menangani Manchester City yang meraih banyak kesuksesan bersama Pep Guardiola.
"Ini tantangan besar, karena banyak alasan. Semua kesuksesan selama 10 hingga 15 tahun terakhir, tetapi pada saat yang sama ini adalah tantangan yang menyenangkan," kata Enzo Maresca, dikutip dari laman resmi Manchester City, Selasa (30/6/2026).
Baca juga: Gokil! Real Madrid Pimpin Daftar Klub dengan Pemain Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia 2026
"Ini sangat menarik karena targetnya adalah untuk melanjutkan atau meneruskan dekade terakhir atau tahun-tahun terakhir di mana semuanya sangat baik," ujar pelatih berusia 46 tahun itu.
Lebih lanjut, Enzo Maresca sangat senang bisa melatih Manchester City karena beberapa alasan. Salah satunya adalah karena City merupakan salah satu klub besar di Inggris.
Selain itu, mantan pelatih Chelsea itu juga berharap bisa bertahan lama di periode ketiganya bersama Manchester City.
"Saya sangat gembira, sangat gembira karena banyak alasan. Yang pertama adalah betapa besarnya klub ini, jadi ini pasti salah satu alasannya," tutur Maresca.
Baca juga: Ini Perbedaan Striker (ST) dan Centre Forward (CF) di Sepak Bola: Posisi, Tugas, hingga Cara Bermain
"Ini kali ketiga saya bekerja di City, semoga ini kali terakhir saya kembali dan tidak pergi lagi!" tambah pelatih asal Italia itu.
Punya Modal Bagus
Maresca datang ke Manchester City dengan modal bagus. Sebelumnya, ia membawa Chelsea menjuarai Piala Dunia Antarklub 2025 dan UEFA Conference League 2024/2025.
Selain itu, Maresca bukanlah sosok baru di Manchester City. Sebab, ia pernah menjadi staf kepelatihan The Citizens dengan jadi asisten Pep Guardiola.
Berbekal pengalaman itu, Maresca seharusnya bisa berbicara banyak bersama Manchester City. Apalagi, ia akan mendapatkan skuad warisan Pep Guardiola yang punya kualitas mumpuni.
Baca juga: Cetak Sejarah Baru di Piala Dunia, Luka Modric Buktikan Bahwa Usia Hanyalah Angka!
Fokus ke Evolusi, Bukan Revolusi
Dalam kepemimpinannya, Maresca menegaskan bahwa akan lebih fokus pada evolusi ketimbang revolusi.
Untungnya, Maresca sudah mengenal sebagian besar orang-orang di Manchester City. Itu akan memudahkan adaptasi dan pekerjaan Maresca.
"Tentu saja, ya. Jauh lebih mudah jika Anda bergabung dengan klub atau tempat di mana Anda terhubung dengan orang-orang, dan sudah mengenal orang-orang di dalam gedung tersebut," kata Maresca.
"Saya mengenal sebagian besar orang dalam skuad, dalam hal pemain, saya mungkin akan menemukan empat atau lima pemain dari musim terakhir kali saya berada di sini," tutur mantan pelatih Leicester City itu.
Baca juga: Thomas Tuchel Ingin Para Pemain Timnas Inggris Nikmati Momen Keberhasilan Juara Grup
"Tapi menurut saya, bagi saya jauh lebih mudah, tetapi bagi manajer mana pun, untuk bergabung dengan klub di mana Anda sudah mengenal orang-orang. Kelompok kepemimpinan, para pemain, dan orang-orang di dalam klub," ujar Maresca memaparkan.
Maresca juga mengatakan bahwa alasannya melatih Manchester City karena kesesuaian filosofi permainan klub dengan dirinya.
Menurut kamu, apakah Maresca akan mampu meneruskan kesuksesan yang ditinggalkan Pep Guardiola di Etihad Stadium?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Mancity.com