INDOZONE.ID - Thomas Tuchel hampir saja bergabung dengan Manchester United sebagai manajer baru pada musim panas ini, namun ketidaksepahaman terkait kebijakan transfer membuat mantan manajer Bayern Munchen tersebut menolak tawaran tersebut.
Meskipun pembicaraan sudah memasuki tahap akhir, keputusan ini membuat Erik ten Hag tetap bertahan di kursi manajer.
Tuchel Hampir Bergabung dengan Manchester United
Thomas Tuchel, manajer yang berusia 51 tahun, sebelumnya dikaitkan dengan Old Trafford setelah meninggalkan Bayern Munchen di akhir musim lalu.
Menurut laporan dari Mail Sport, Tuchel bahkan telah bertemu dengan Sir Jim Ratcliffe di Monaco untuk membahas rencana jangka panjangnya untuk Manchester United.
Manchester United sendiri berada dalam situasi yang sulit setelah musim lalu hanya mampu finis di posisi 8 Premier League.
Hal ini memunculkan spekulasi bahwa Erik ten Hag mungkin akan digantikan oleh manajer lain dan Tuchel menjadi salah satu kandidat kuat.
Alasan Tuchel Menolak Manchester United
Menurut laporan dari Bild, meskipun negosiasi antara Tuchel dan Manchester United sudah berjalan jauh, perbedaan pendapat terkait kebijakan transfer menjadi penghalang utama.
Tuchel diketahui tidak setuju dengan bagaimana struktur transfer yang diusulkan apabila dia menjadi manajer di Manchester United.
Ketidakcocokan ini bukan pertama kalinya dialami oleh Tuchel. Di klub-klub sebelumnya seperti Chelsea, Borussia Dortmund, dan Bayern Munchen, Tuchel kerap berselisih dengan manajemen terkait kebijakan transfer.
Hal inilah yang akhirnya membuatnya memilih untuk tidak menerima tawaran dari Manchester United.
Marcel Reif: "Tuchel Hampir Menggantikan Ten Hag"
Pundit sepak bola asal Jerman, Marcel Reif, mengungkapkan bahwa negosiasi antara Tuchel dan Manchester United sudah sangat dekat dengan kesepakatan akhir.
"Saya berani mengatakan bahwa Thomas Tuchel hampir menggantikan Erik ten Hag. Namun, ketika segala sesuatunya hampir selesai, Tuchel memutuskan untuk mundur karena tidak ingin terlibat lagi dalam konflik kebijakan transfer," ujar Reif.
Perombakan Besar Manchester United di Musim Panas
Manchester United melakukan perombakan besar di level manajemen pada musim panas ini. Omar Berrada didapuk sebagai CEO baru, sementara Jason Wilcox menjadi direktur teknik.
Selain itu, Dan Ashworth bergabung sebagai direktur olahraga dan Christopher Vivell sebagai kepala perekrutan sementara. Meski demikian, pendekatan baru ini tampaknya tidak sesuai dengan visi Tuchel.
Klub ini juga melakukan belanja besar-besaran di bursa transfer, mengeluarkan lebih dari £200 juta untuk mendatangkan pemain-pemain seperti Joshua Zirkzee, Leny Yoro, Matthijs De Ligt, Noussair Mazraoui, dan Manuel Ugarte. Namun, tampaknya belanja besar ini belum cukup untuk meyakinkan Tuchel.
Masa Depan Tuchel di Manchester United?
Marcel Reif ragu apakah Tuchel akan bergabung dengan Manchester United di masa depan.
"Tuchel bukan tipe manajer yang datang hanya untuk memperbaiki keadaan sementara. Dia ingin membangun sesuatu dari nol, dan untuk itu, dia membutuhkan kontrol penuh atas jendela transfer," tambah Reif.
Tantangan Erik ten Hag di Manchester United
Dengan gagalnya Tuchel bergabung, Manchester United masih bertahan bersama Erik ten Hag. Setelah jeda internasional, Manchester United akan kembali beraksi dengan pertandingan tandang melawan Southampton.
Laga ini menjadi penting bagi The Red Devils, yang ingin kembali ke jalur kemenangan setelah mengalami dua kekalahan dari tiga pertandingan awal Premier League musim ini.
Penutup
Keputusan Thomas Tuchel untuk menolak Manchester United menyoroti betapa pentingnya kebijakan transfer bagi seorang manajer.
Meski sudah hampir mencapai kesepakatan, perbedaan visi dengan manajemen membuat Tuchel memilih untuk tidak mengambil alih posisi Erik ten Hag.
Bagi Manchester United, fokus kini tertuju pada performa di sisa musim bersama Ten Hag, dengan harapan mampu kembali bersaing di papan atas Premier League.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Bild, Mail Sport