Pertandingan IBL 2025 Pelita Jaya Vs Satria Muda. (iblindonesia)
INDOZONE.ID - Duel klasik antara Pelita Jaya Jakarta dan Satria Muda Pertamina Jakarta, kembali tersaji di semifinal IBL 2025.
Kali ini rivalitas mereka bukan sekadar perebutan tiket ke partai puncak, melainkan pertaruhan harga diri, dominasi, dan momentum untuk menggenggam kembali status sebagai raja basket Indonesia.
Pelita Jaya datang sebagai juara bertahan sekaligus unggulan dengan reputasi yang masih terjaga. Mereka lolos mulus ke semifinal usai menyapu bersih Tangerang Hawks 2-0 di babak playoff.
Namun, Justin Tatum, sang pelatih, sadar betul bahwa banyak hal yang harus dibenahi jika ingin melewati tantangan dari rival abadinya.
"Kami harus mengurangi turnover dan memperbaiki offensive rebound," ujar Tatum, mengacu pada laga terakhir yang mencatat 20 turnover dan hanya 11 offensive rebound dari timnya.
Sektor rebound memang menjadi perhatian utama Pelita Jaya. Meski Jefree David Withey tampil solid dengan 18 poin dan 14 rebound (4 offensive), ia akan menghadapi ujian berat melawan Arteem Pustoviy, center Satria Muda yang punya jam terbang tinggi di level internasional.
Baca juga: Justin Tatum, Ayah Bintang NBA Jayson Tatum Resmi Jadi Pelatih Pelita Jaya
"Dia pemain bagus, lebih tinggi, dan bermain di tim yang kuat. Saya akan berusaha keras menjaganya," kata Withey tentang duel paint area yang sudah di depan mata.
Di sisi lain, Satria Muda hadir dengan motivasi berlipat. Dua musim puasa gelar dan kekalahan di final musim lalu menjadi bahan bakar utama skuad Youbel Sondakh.
Meski performa mereka sempat naik-turun di musim reguler, tim biru ini menunjukkan grafik meningkat saat masuk ke babak playoff.
Dengan chemistry antara pemain muda dan senior yang makin solid, Satria Muda bukan hanya ingin lolos ke final. Mereka ingin menghentikan dominasi Pelita Jaya, sekaligus membuka era baru di IBL.
Pertemuan Pelita Jaya dan Satria Muda tak ubahnya benturan dua kutub kekuatan utama IBL dalam satu dekade terakhir.
Baca juga: Hangtuah Ukir Rekor Usai Bungkam 2 Raksasa IBL Pelita Jaya dan Satria Muda
Jika Pelita kalah di semifinal, peluang hadirnya juara baru terbuka lebar. Tapi jika mereka menang, itu akan jadi bukti bahwa dominasi belum berakhir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: IBL Indonesia