Perkenalan Martin Zubimendi di Arsenal. (Dok. Arsenal)
INDOZONE.ID - Martin Zubimendi buka suara mengenai alasan dirinya menolak tawaran dari Liverpool dan lebih memilih bergabung dengan Arsenal di bursa transfer musim panas 2025.
Gelandang asal Spanyol ini tampil konsisten bersama Real Sociedad, sehingga menarik minat banyak klub besar Eropa.
Salah satu yang paling serius adalah Liverpool. Klub asal Merseyside itu bahkan sempat mengaktifkan klausul pelepasan dalam kontraknya. The Reds percaya diri bisa memboyong sang pemain ke Liverpool.
Namun, meski awalnya menunjukkan ketertarikan, Zubimendi memilih bertahan di Sociedad. Baru setelah beberapa waktu, ia mengubah keputusannya dan resmi bergabung dengan Arsenal di awal bursa transfer musim panas.
Liverpool menjadikan Zubimendi sebagai target utama untuk memperkuat lini tengah. Pelatih Arne Slot bahkan memasukkan namanya dalam daftar prioritas transfer klub.
Negosiasi sempat berjalan positif, tetapi semuanya berbalik arah ketika Zubimendi menyampaikan penolakannya.
Baca juga: Alasan Arsenal Tak Ragu Bayar £60 Juta untuk Datangkan Martin Zubimendi dari Real Sociedad
Keputusan ini membuat orang bertanya-tanya. Sebab, kesempatan bermain di Premier League bersama klub sebesar Liverpool bukanlah kesempatan yang datang dua kali.
Kini, sang gelandang mengungkap alasan di balik keputusannya tersebut.
“Itu bukan keputusan yang mudah. Saya memang ingin bertahan di Sociedad, tapi saat ada tawaran masuk, Anda mulai mempertimbangkan semua pilihan,” ujar Zubimendi kepada The Athletic.
“Pertanyaan pertama yang harus saya jawab adalah: apakah saya benar-benar ingin pergi? Saat itu, rasanya belum waktunya," sambungnya.
Baca juga: Gabung Arsenal, Martin Zubimendi Diragukan Bisa Tahan Tekanan di Premier League
"Saya merasa Sociedad masih menawarkan banyak kesempatan bagi saya untuk berkembang. Jadi, bertahan adalah pilihan terbaik saat itu," ungkapnya
Zubimendi menegaskan, bahwa ia tidak ingin buru-buru meninggalkan klub yang sudah membesarkan namanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Athletic