Karangan bunga di Anfield untuk mendiang Diogo Jota. (REUTERS/Temilade Adelaja)
INDOZONE.ID - Liverpool baru-baru ini berikan penghormatan untuk mendiang Diogo Jota, dan adiknya. Hal itu dilakukan saat laga persahabatan melawan Athletic Club di Anfield pada Selasa (5/8/2025) dini hari WIB.
Diketahui, Diogo Jota meninggal dunia bersama adiknya, Andre Silva, pada 3 Juli 2025 lalu, dalam kecelakaan mobil di KM 65 A-52 kawasan Cernadilla, Zamora, Spanyol.
Tentu saja, meninggalnya Diogo Jota membuat Liverpool dan para pecinta sepak bola khususnya penggemar The Reds, merasa kehilangan.
Namun, jelang kick-off pertandingan laga persahaban melawan Athletic Club, Liverpool kembali memberi penghormatan kepada pemain Timnas Portugal itu.
Legenda Liverpool, Phil Thompson, dan presiden Athletic Club, Jon Uriarte, meletakkan karangan bunga di tepi kotak area penalti.
Baca juga: Ditunjuk Jadi Pelatih Ulsan HD, Shin Tae-yong Bawa Mantan Asistennya di Korea Selatan U-23
Tak hanya meletakkan karangan bunga di tepi kotak penalti, penghormatan untuk mendiang Diogo Jota juga dilakukan di tengah pertandingan.
Pemain, pelatih dan suporter kedua klub baik Liverpool maupun Athletic Club, memberikan tepuk tangan saat laga memasuki menit ke-20.
Diketahui, semasa kariernya di Liverpool, Jota memakai nomor punggung 20 dan, kini telah dipensiunkan oleh The Reds untuk mengenang mantan pemain Wolverhampton Wanderers itu.
Pemain kelahiran Gondomar itu telah mencetak 65 gol dalam 182 pertandingan bersama klub Merseyside itu.
Selain itu, papan iklan di Anfield juga bertuliskan, "Rest in Peace Diogo Jota and Andre Silva - You'll Never Walk Alone".
Sementara seluruh penggemar Liverpool terus menyanyikan lagu You'll Never Walk Alone, sambil membentangkan bendera dan banner.
Jota bergabung dengan Liverpool pada 2020 lalu dari Wolves, selama 5 musim membela The Reds. Ia berhasil memenangkan satu gelar Premier League, FA Cup dan juga dua gelar Carabao Cup.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Metro UK