Janice Tjen berlaga di US Open 2025. (REUTERS/Mike Segar)
INDOZONE.ID - Petenis muda Indonesia, Janice Tjen, jadi perbincangan publik Tanah Air dalam beberapa hari terakhir. Bagaimana tidak, ia mengukir sejarah di US Open 2025 untuk Indonesia.
Ya, ia jadi petenis Indonesia pertama dalam 21 tahun terakhir yang mentas di ajang Grand Slam. Petenis Indonesia terakhir yang melakukannya sebelum Janice Tjen, adalah Angelique Widjaja di US Open 2004.
Janice Tjen. (Instagram/@janicetjen)
Baca juga: Janice Tjen Jadi Petenis Indonesia Pertama di Babak Utama Grand Slam US Open Sejak 2004
Perjalanan Janice Tjen di US Open 2025, dimulai dari babak kualifikasi. Ia mengalahkan petenis Jepang, Aoi Ito, dalam final kualifikasi di USTA Bllie Jean King Tennis Center, Jumat 22 Agustus 2025, waktu setempat.
Bertanding selama 49 menit, Janice Tjen mampu menuntaskan perlawanan Aoi Ito dengan skor 6-1 dan 6-2. Kemenangan itu mengantarkan Janice Tjen ke US Open 2025.
Prestasinya tak berhenti sampai di sana saja. Ia kembali membuat kejutan di Babak Pertama US Open 2025 dengan menaklukkan petenis unggulan 24 dari Rusia, Veronika Kudermetova, dengan skor 6-4, 4-6, dan 6-4.
Kemenangan tersebut membawa Janice Tjen untuk bertemu dengan juara US Open 2021 dari Inggris, yaitu Emma Raducanu.
Sayangnya, kisah magis Janice Tjen selesai di tangan Emma Raducanu. Ia harus mengakui keunggulan Emma Raducanu dengan skor 2-6 dan 1-6.
Meski kalah, Janice Tjen telah membuktikan, bahwa petenis Indonesia punya kapasitas untuk bersaing di level Grand Slam.
Baca juga: US Open: Janice Tjen Cetak Sejarah, Lolos ke Babak Kedua Usai Kalahkan Kudermetova
Bagaimana tidak, Janice Tjen mengukir sejarah sejak lolos ke babak utama US Open 2025 dan menang pada Babak Pertama, yaitu:
Tak ayal, menarik untuk mengulik profil dan karier Janice Tjen yang kini jadi buah bibir karena prestasinya. Tak perlu bingung, INDOZONE akan menjelaskan kepada kamu profil dan karier dari Janice Tjen, yang kerja kerasnya telah mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: WTA, PELTI