INDOZONE.ID - Pep Guardiola merasa senang Manchester City akan menghadapi Napoli dan Galatasaray di League Phase Liga Champions musim 2025/26.
Hal itu karena Manchester City akan menghadapi dua mantan pemain mereka yakni Kevin de Bruyne dan Leroy Sane, yang mana pertandingan tersebut juga akan menjadi ajang reuni bagi seluruh skuad The Citizens dengan dua mantan punggawanya itu.
Diketahui, Kevin de Bruyne memutuskan untuk bergabung dengan Napoli setelah ia meninggalkan Manchester City usai kontraknya berakhir pada akhir musim 2024/25 lalu.
Sementara itu, Leroy Sane yang merupakan mantan pemain City periode 2016-2020 kini memperkuat Galatasaray usai meninggalkan Bayern Munich secara bebas transfer pada musim panas ini.
Baca juga: Gagal Bawa Besiktas Lolos ke UEFA Conference League, Ole Gunnar Solskjaer Dipecat
Kevin de Bruyne dan Leroy Sane (X @ManCity)
Dari hal itulah, Pep Guardiola merasa senang bisa bertanding melawan dua mantan anak asuhnya itu di Liga Champions.
Menurutnya, pertandingan itu akan berjalan menarik dan ia menegaskan bahwa timnya harus mengalahkan Napoli dan Galatasaray di Liga Champions. Hal itu, diungkapkan oleh Pep Guardiola dalam konferensi persnya jelang laga melawan Brighton.
"Saya sangat senang dia [Kevin De Bruyne] akan kembali ke sini dan tentu saja, kami harus mengalahkan tim Napoli dan Galatasaray [dengan Leroy Sane], senang menyambutnya kembali. Saya yakin orang-orang akan memberikan sambutan yang luar biasa kepada mereka, mereka pantas mendapatkannya," ujar Pep Guardiola dalam konferensi persnya yang dikutip dari Instagram resmi Manchester City pada Sabtu (30/8/2025).
Selain menghadapi Napoli dan Galatasaray, di Liga Champions, Manchester City juga akan menghadapi Bayer Leverkusen, Borussia Dortmund, Real Madrid, Villareal, Young Boys dan AS Monaco.
Baca juga: Sudah Temukan Pengganti Alexander Isak, Newcastle United Selangkah Lagi Datangkan Nick Woltemade
Tentu saja di Liga Champions musim ini, Pep Guardiola bertekad membawa City bangkit usai kegagalan mereka pada musim lalu, yang mana saat itu langkah The Citizens di Liga Champions 2024/25 harus terhenti di fase awal usai mereka tumbang di fase playoff atas Real Madrid.
Apalagi, dengan komposisi skuad mereka saat ini, City bertekad untuk melangkah jauh di Liga Champions musim ini dan tak ingin mengulangi kegagalan di musim lalu.
Selain itu, komposisi di staff kepelatihan City juga dirombak dengan menunjuk Pepijn Lijnders sebagai asisten pelatih Pep Guardiola dan memasukkan Kolo Toure ke staff kepelatihan The Citizens tentunya membuat permainan Bernardo Silva dan kolega jauh berbeda ketimbang musim lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram @mancity