Penyerang Timnas Indonesia U-23, Jens Raven, melawan pemain Laos. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
INDOZONE.ID - Hasil imbang diraih oleh Timnas Indonesia U-23 melawan Laos dengan skor kacamata. Hasil ini mengancam Timnas Indonesia dari pencapaian terbaik menjadi peringkat keempat Piala Asia U-23 edisi sebelumnya.
Bukan sekadar hasil imbang yang diraih oleh Timnas Indonesia, skuad garuda muda tidak mampu mencetak gol melalui skema permainan terbuka di lima pertandingan secara berturut-turut.
Lantas apa yang menjadi masalah dari Timnas Indonesia U-23 asuhan pelatih Asal Belanda Gerald Vanenburg tersebut?
Baca juga: Djed Spence Bangga Jadi Pemain Muslim Pertama yang Perkuat Timnas Inggris
Terakhir kali Timnas Indonesia U-23 mencetak gol melalui open play terjadi di Piala AFF U-23. Saat itu Timnas mencukur Brunei dengan skor 8-0.
Satu-satunya striker yang mencetak gol di pertandingan tersebut adalah Jens Raven dengan 6 gol.
Jens Raven memang masih mencetak gol saat di semifinal Piala AFF U-23 saat melawan Thailand. Namun gol tersebut tidak menghapus fakta kalau Timnas Indonesia U-23 gagal mencetak gol melalui open play di 5 pertandingan berturut-turut.
Jens Raven dan Rafael Struick yang bermain di pertandingan melawan Laos sebagai starter tidak mampu berbuat banyak.
Bahkan kebanyakan usaha yang dilakukan para skuad garuda U-23 dilakukan melalui tendangan di luar kotak penalti. Hokky Caraka yang masuk belakangan juga tidak merubah keadaan.
Baca juga: Liga Terbaik! Ronald Koeman Senang Banyak Pemain Timnas Belanda Bermain di Premier League
Meskipun mencatatkan sentuhan di kotak penalti hingga 64 kali, namun tercatat Indonesia hanya mengoleksi 5 tembakan on target ke gawang dan kebanyakan dihasilkan melalui luar kotak penalti.
Kreativitas dan terlalu terburu-buru melepaskan umpan juga menjadi masalah di lini tengah Timnas Indonesia. Meskipun menguasai hingga 83% penguasaan bola dan menciptakan lima belas peluang.
Trio lini tengah yang diisi Arkhan Fikri, Toni Firmansyah, dan Robi Darwis tetap tidak mampu menembus tembok kokoh pertahanan Laos.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Lapanganbola.com