Pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso. (REUTERS/Bernadett Szabo)
INDOZONE.ID - Pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso, memuji semangat juang anak asuhnya, setelah meraih kemenangan dramatis 5-4 atas Israel pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Senin (8/9/2025).
Meski begitu, ia juga menegaskan masih banyak kelemahan yang harus segera dibenahi, terutama di lini belakang.
Pertandingan antara Italia dan Israel, berlangsung penuh gol dan tensi tinggi. Israel sempat dua kali unggul lebih dulu sebelum Italia membalikkan keadaan.
Gli Azzurri bahkan sempat memimpin dengan selisih dua gol. Namun, kemenangan baru benar-benar dipastikan lewat gol di masa tambahan waktu.
Baca juga: Mengenal Lamberto Boranga, Kiper Italia Berusia 82 Tahun yang Kembali Merumput di Sepakbola Italia
Hasil ini menjaga peluang Italia untuk kembali tampil di Piala Dunia setelah absen di dua edisi terakhir.
Meski demikian, Gattuso menyoroti betapa mudahnya timnya kebobolan gol, bahkan dua di antaranya berasal dari kesalahan sendiri.
Kemenangan atas Israel menjadi awal manis bagi Gattuso sebagai pelatih baru Timnas Italia, usai menggantikan Luciano Spalletti.
Sebelumnya, Italia juga tampil meyakinkan dengan kemenangan 5-0 atas Estonia. Namun, Gattuso menilai, laga kontra Israel memberi pelajaran berbeda.
Baca juga: Dukung Israel, Oleksandr Zinchenko Mendapat Penolakan Gabung Fenerbahce
“Kami bermain gila. Kami kebobolan beberapa gol yang aneh, tapi kemenangan ini tetap harus dipertahankan,” ujar Gattuso kepada stasiun televisi Italia, Rai.
“Lawannya sedikit mengejutkan kami dengan marking satu lawan satu. Kondisi fisik kami tidak seratus persen, tapi itu wajar di pertandingan kedua. Meski begitu, kami harus segera memperbaiki diri,” tambahnya.
Italia terlihat sangat rapuh di lini belakang. Mereka kebobolan lewat dua gol bunuh diri, dan hampir mendapat tambahan gol aneh akibat kesalahan Gianluigi Donnarumma, meski akhirnya dianulir wasit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Televisi Italia: Rai