INDOZONE.ID - Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone buka suara soal kartu merah yang ia dapat usai terlihat hampir terlibat perkelahian dengan suporter Liverpool saat pertandingan matchday pertama Liga Champions musim 2025/26.
Pertandingan antara Liverpool vs Atletico Madrid yang digelar di Anfield pada Kamis (18/9/2025) memang berlangsung sengit dan juga tensi tinggi, yang mana laga itu akhirnya dimenangkan oleh Liverpool dengan skor 3-2.
Dalam pertandingan tersebut, ketiga gol Liverpool dicetak oleh Andy Robertson (4'), Mohamed Salah (6') dan juga Virgil van Dijk (90+1'). Sementara itu, dua gol balasan Atletico Madrid dicetak melalui brace Marcos Llorente (45+3', 81').
Laga tersebut sempat diliputi drama jelang akhir pertandingan, yang mana Diego Simeone protes soal gol Virgil van Dijk di menit-menit akhir pertandingan di sahkan wasit.
Baca juga: Jadi Menpora, Erick Thohir Lepas Jabatan Ketum PSSI?
Tak hanya itu, sesaat setelah gol ketiga The Reds, pelatih asal Argentina itu juga terlihat meninggalkan lapangan pertandingan sebelum pertandingan berakhir. Bahkan, Simeone juga terlihat hampir terlibat perkelahian dengan penggemar Liverpool sehingga akhirnya ia mendapat kartu merah dari wasit karena mengacungkan jari tengah ke arah asisten wasit.
Dalam konferensi persnya seusai pertandingan, Diego Simeone mengaku sudah mendapatkan hinaan sepanjang pertandingan dari penggemar Liverpool, yang mana hal itu membuat ia naik pitam.
Tetapi, mantan kapten Timnas Argentina itu juga mengaku bahwa reaksinya terhadap suporter Liverpool setelah hinaan yang diterimanya juga tidak bisa dibenarkan.
"Sudah ada hinaan sepanjang permainan, tapi yah, yang harus tenang itu aku, dan menahan segalanya, hinaan, gerak. Mereka menghinamu seluruh permainan dari belakang dan kemudian kamu tidak bisa mengatakan apa-apa sebagai pelatih," ujar Diego Simeone dalam wawancaranya seusai pertandingan yang dikutip dari Instagram @herewegocorner pada Kamis (18/9/2025).
Baca juga: Luis Enrique: Mental Para Pemain PSG Lebih Percaya Diri meski Diterpa Badai Cedera
"Reaksi saya terhadap hinaan itu tidak bisa dibenarkan, tetapi Anda tidak tahu apa itu 90 menit hinaan tanpa henti," tutur pelatih berusia 55 tahun itu melanjutkan.
Lebih lanjut, ayah dari Giovanni Simeone itu juga menceritakan para penggemar Liverpool terus menghinanya saat klub asuhan Arne Slot itu mencetak gol ketiga, ia sebagai manusia tentunya tak tahan terus dihina hingga akhirnya ketegangan dengan penggemar Liverpool terjadi.
"Dan tentu saja ketika Liverpool mencetak gol, Anda berbalik dan mereka terus menghinamu dan begitu juga dengan ketegangan apa yang terjadi," tutur pelatih yang juga merupakan legenda Atletico Madrid itu menutup wawancara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram @herewegocorner