Kantor AFC di Arab Saudi (Website/AFC)
INDOZONE.ID - Pengamat sepak bola asal Malaysia, Faiz Gurun, mengecam keputusan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) yang menunjuk Arab Saudi sebagai tuan rumah Grup B pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
“Kita akan menyaksikan dua laga berat untuk Timnas Indonesia. Tapi apakah tuan rumah pertandingan ini sudah dikonfirmasi? Saya rasa keduanya akan digelar di Arab Saudi,” ujar Faiz dalam podcast Bola Itu Life.
Menurut Faiz, keputusan AFC tersebut tidak adil karena seharusnya pertandingan diadakan di tempat yang netral dan tidak memberikan keuntungan bagi satu negara saja.
Baca juga: Pelatih Oman Kritik Pedas AFC: Terlalu Memanjakan Arab Saudi dan Qatar
Faiz mengaku bingung dengan keputusan AFC yang justru menetapkan Arab Saudi sebagai tuan rumah, meski kantor pusat organisasi tersebut berada di Kuala Lumpur.
“Hal ini membuat saya bingung. Kantor pusat AFC ada di Kuala Lumpur, tapi kami sulit untuk menanyakan alasan keputusan itu,” kata Faiz.
Ia juga menilai terlalu banyak pertandingan internasional digelar di kawasan Timur Tengah.
Baca juga: Patrick Kluivert Tegaskan Tak Gentar dengan Atmosfer Markas Arab Saudi
“Apakah semua laga harus dimainkan di sana? Mengapa tidak di tempat yang lebih netral seperti Korea Selatan, Jepang, atau China? Bahkan Kuala Lumpur pun bisa menjadi opsi yang lebih netral,” tambahnya.
Pernyataan Faiz ini mencerminkan keresahan banyak pihak yang menilai AFC kurang transparan dan terlalu memihak negara-negara tertentu dalam menentukan lokasi pertandingan.
Keputusan AFC menunjuk Arab Saudi sebagai tuan rumah menuai banyak kritik, terutama dari Indonesia dan Irak. Kedua negara tersebut menilai keputusan itu jelas menguntungkan Arab Saudi sebagai tuan rumah Grup B.
Tak hanya itu, PSSI juga melayangkan protes setelah AFC menunjuk wasit asal Kuwait, Ahmad Al Ali, untuk memimpin laga Indonesia vs Arab Saudi.
Baca juga: Respons PSSI soal AFC Tolak Protes terkait Wasit Asal Kuwait yang Pimpin Laga Timnas Indonesia
PSSI menilai keputusan tersebut memperkuat dugaan adanya bias terhadap Arab Saudi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Bola Itu Life