Graham Arnold saat konferensi pers bersama Timnas Irak. (Dok. Iraqifootballgallery)
INDOZONE.ID - Timnas Irak dipastikan akan melanjutkan perjuangannya untuk lolos ke Piala Dunia 2026 melalui jalur playoff Round 5 usai bermain imbang dengan Arab Saudi pada Rabu (15/10/2025) dini hari WIB.
Bertanding di King Abdullah Sports City Stadium, Irak harus bermain imbang 0-0 dengan Arab Saudi, dan hasil tersebut membuat Jalal Hasan dan kolega harus melanjutkan perjuangannya di Round 5 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sementara itu, tim asuhan Herve Renard dipastikan lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 dengan status juara grup dan hanya unggul selisih gol. Dalam laga itu, Arab Saudi sejatinya tampil cukup dominan dengan mencatatkan 63 persen penguasaan bola. Akan tetapi, mereka gagal menciptakan gol.
Meskipun, Irak masih ada peluang lolos ke Piala Dunia melalui jalur playoff Round 5 Kualifikasi Piala Dunia 2026, tetapi pelatih mereka Graham Arnold dalam konferensi persnya seusai pertandingan menyindir AFC, yang terlalu menguntungkan Arab Saudi dan juga Qatar.
Baca juga: Cedera Otot, Robert Lewandowski Terancam Absen di El Clasico
Skuad Irak (Instagram @iraqnt_en)
Diketahui, AFC membuat keputusan kontroversial dengan menunjuk Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah pertandingan Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Belum lagi, secara jadwal pertandingan tim tuan rumah lebih diuntungkan ketimbang tim tamu yang mana Qatar dan Arab Saudi sama-sama memiliki waktu recovery selama 6 hari, sedangkan tim peserta hanya diberi waktu recovery selama 3 hari.
"Saya bangga dengan penampilan para pemain, terutama cara kami bermain di grup ini. Dua tim yang mendapat istirahat selama 6 hari berhasil lolos ke Piala Dunia," ujar Graham Arnold dalam konferensi persnya seusai pertandingan sebagaimana yang dikutip dari instagram @iraqifootballgallery pada Rabu (15/10/2025).
Graham Arnold mengaku tidak pernah melihat hal semacam ini selama karier kepelatihannya. Apalagi, ia diberitahu bahwa pertandingan Round 4 akan digelar di tempat netral. Tapi, nyatanya justru digelar di Qatar dan Arab Saudi yang notabene masih berstatus sebagai tim peserta.
Baca juga: Menang Telak atas Latvia, Inggris Jadi Tim UEFA Pertama yang Lolos ke Piala Dunia 2026
"Sejak awal karier kepelatihan saya, saya belum pernah melihat kompetisi seperti ini. Sebelumnya, saya diberitahu bahwa pertandingan play-off akan digelar di tempat netral," tutur pelatih berusia 62 tahun itu melanjutkan.
Tak hanya itu, Graham Arnold juga menyoroti keuntungan tim tuan rumah yang memiliki massa dukungan yang lebih banyak ketimbang Irak. Namun, ia bersyukur timnya tidak kebobolan dan masih bisa melanjutkan perjuangannya ke Round 5 Kualifikasi Piala Dunia karena hanya kalah selisih gol.
"Selain itu, dua tim yang lolos adalah tuan rumah dan punya dukungan penonton. Kami tidak kebobolan gol dalam turnamen ini, tapi tersingkir hanya karena selisih gol. Kami masih memiliki playoff yang akan datang," tutur mantan pelatih Australia itu menambahkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram @iraqifootballgallery