Ekspresi kecewa Graham Potter (REUTERS/Peter Cziborra)
INDOZONE.ID - Federasi sepak bola Swedia (SvFF) mulai mendekati mantan pelatih Chelsea, Graham Potter untuk menjadi pelatih baru Timnas Swedia menggantikan Jon Dahl Tomasson.
Diketahui, Jon Dahl Tomasson baru saja dipecat sebagai pelatih Swedia oleh federasi sepak bola mereka usai rentetan hasil buruk yang didapatkan oleh Timnas Swedia, yang mana Alexander Isak dan kolega harus menelan 3 kekalahan beruntun di pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa.
Swedia sendiri alami kekalahan atas Kosovo dengan skor 2-0 dan 0-1, serta kalah atas Swiss dengan skor 0-2. Sementara itu, satu-satunya hasil imbang yang diraih oleh Swedia adalah pada laga melawan Slovenia yang mana tim berjuluk Blagult itu bermain imbang dengan skor 2-2.
Dari hasil tersebut, membuat Swedia berada di dasar klasemen grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa dengan koleksi satu poin, dengan catatan tersebut tentunya cukup memberatkan Swedia untuk lolos ke Piala Dunia. Tak ayal, jika federasi mereka langsung bergerak cepat untuk memecat Tomasson sebagai pelatih.
Dari pemecatan penyerang legendaris Timnas Denmark itu, membuat Swedia mulai bergerak mencari pelatih baru sebelum pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 periode November. Nama mantan pelatih Brighton, Graham Potter pun mulai difavoritkan akan jadi pelatih baru bagi Swedia.
Kabar tersebut mencuat setelah Fabrizio Romano melalui Instagramnya pada Jumat (17/10/2025), dalam ulasannya itu disebutkan bahwa federasi sepak bola Swedia (SvFF) mulai mencoba untuk mendekati Graham Potter sebagai pelatih anyar mereka.
Lebih lanjut, Romano mengatakan bahwa perwakilan federasi sepak bola Swedia telah menggelar pembicaraan awal dengan Graham Potter untuk menggantikan posisi Jon Dahl Tomasson yang sebelumnya dipecat.
Baca juga: Media Belanda: Ekspektasi Tinggi Suporter Jadi Beban bagi Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
Graham Potter sendiri telah mengatakan bahwa ia terbuka dengan kesempatan untuk melatih Timnas Swedia. Apalagi, pelatih berusia 50 tahun itu pernah menangani klub Swedia Ostersunds dari tahun 2011 hingga 2018.
Menariknya, Potter melatih Ostersunds saat masih berada di divisi keempat hingga membantu tim tersebut promosi ke divisi utama Liga Swedia.
Tentu saja, Graham Potter menjadi pilihan pelatih yang ideal bagi Timnas Swedia. Apalagi, mantan pemain Stoke City itu tengah menganggur sejak ia dipecat sebagai pelatih West Ham United pada September 2025 lalu.
Potter sendiri memiliki CV yang cukup mentereng sebagai pelatih khususnya di Inggris, saat ia menangani Brighton dari tahun 2019-2022, ia mampu membawa Brighton finish di peringkat ke-9 Premier League musim 2021/22 lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram @fabriziorom