Pelari dan lomba lari untuk anak-anak Indonesia (Handout)
INDOZONE.ID — Sebanyak 150 pelari ikut ambil bagian dalam Surplus 5K Charity Run 2025, sebuah kegiatan lari amal yang digelar untuk memperingati Hari Pangan Sedunia. Ajang ini tidak hanya menjadi perayaan olahraga, tetapi juga aksi nyata kepedulian terhadap akses pangan sehat bagi anak-anak Indonesia.
Mengusung konsep run for impact, para peserta berlari sejauh lima kilometer sambil berdonasi, menghasilkan kontribusi setara dengan 200 porsi makanan bergizi yang akan disalurkan kepada anak-anak melalui sejumlah lembaga sosial. Tak berhenti di situ, kegiatan ini juga membawa pesan lingkungan dengan mencegah potensi 100 kilogram emisi karbon (CO₂e) akibat pemborosan makanan.
Acara ini menjadi momentum untuk menggabungkan semangat hidup sehat, solidaritas sosial, dan kepedulian terhadap bumi. Para pelari dari berbagai latar belakang — mulai dari komunitas lari, mahasiswa, hingga profesional muda — turut serta membawa semangat bahwa olahraga dapat menjadi medium perubahan sosial.
Baca juga: RUN VIBE 2025 Sukses Guncang Batam: 500 Pelari Rayakan Energi Positif dan Gaya Hidup Sehat
“Berlari kali ini bukan soal kecepatan atau prestasi, tapi soal kontribusi,” ujar salah satu peserta, Dina Rahma, pelari komunitas asal Jakarta Selatan.
“Rasanya menyenangkan ketika setiap langkah kita berarti bagi anak-anak yang membutuhkan akses makan bergizi.”
Acara lari amal ini juga menjadi ajang edukasi publik tentang pentingnya pengelolaan pangan berkelanjutan dan pengurangan food waste di Indonesia. Di sela-sela kegiatan, peserta mengikuti talk session ringan dan aktivitas interaktif seputar gaya hidup sehat dan ramah lingkungan.
Kegiatan ini turut menggandeng berbagai pihak seperti Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan organisasi kepemudaan Junior Chamber International (JCI) Jakarta, yang berperan memperluas partisipasi komunitas muda dalam gerakan peduli pangan. Kolaborasi lintas sektor ini memperkuat pesan bahwa isu pangan dan keberlanjutan adalah tanggung jawab bersama.
Baca juga: Jadwal Running Seru di Alam Sutera, Lari Santai Bisa Sambil Bantu Sesama!
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, yang hadir sebagai salah satu tamu kehormatan, menekankan pentingnya kegiatan seperti ini untuk membangun budaya hidup sehat yang berdampak sosial.
“Berlari bisa menjadi simbol semangat untuk bergerak — bukan hanya untuk tubuh yang sehat, tapi juga untuk lingkungan dan generasi masa depan,” ujarnya.
Melalui semangat kebersamaan yang tercipta di lintasan, Surplus 5K Charity Run 2025 menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi kekuatan sosial yang menyatukan. Di masa mendatang, kegiatan ini diharapkan dapat berkembang menjadi gerakan nasional untuk membangun kesadaran terhadap pentingnya pangan sehat dan bumi yang lestari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release