Ketua umum PSSI, Erick Thohir. (dok. PSSI)
INDOZONE.ID - Ketua Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, minta maaf langsung ke Presiden Prabowo Subianto, atas kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia harus mengubur mimpi lolos ke Piala Dunia 2026, usai kalah dari Arab Saudi dan Irak di Putaran Keempat pada bulan lalu.
Ketum PSSI, Erick Thohir. (Pers rilis)
“Saya mohon maaf dan saya sudah bicara mohon maaf itu langsung ketika kita kalah. Kita sebagai bangsa kan tidak salah bermimpi, dan menjalankan mimpi itu kemarin kita lakukan dengan serius. Tapi ya mohon maaf, belum bisa maksimal," ujar Erick, dikutip pada Jumat (7/11/2025).
Erick memaparkan, bahwa Presiden Prabowo tetap mendukung penuh Timnas Indonesia meski baru saja gagal memenuhi ekspektasi lolos ke Piala Dunia 2026.
Baca juga: Bakal Tampil di Piala Asia Futsal 2026, Ketua FFI Targetkan Timnas Futsal Indonesia Tembus Semifinal
Bahkan, dikatakan Erick, Presiden Prabowo ingin Timnas Indonesia bangkit demi mencoba kembali untuk lolos ke Piala Dunia.
"Ketika Pak Presiden juga saya sampaikan, beliau kan orangnya resilience, figur yang pantang menyerah. Beliau bilang, ‘ya coba lagi Pak Erick, harus coba lagi.’ Wah jadi semangat lagi saya," tambah Erick.
Tentu saja, dukungan penuh Presiden Prabowo membuat Erick bersemangat. Sesuai arahan Presiden Prabowo, Erick akan mencoba kembali mempersiapkan Timnas Indonesia supaya bisa lolos ke Piala Dunia.
"Saya senang dengan arahan Bapak Presiden yang mengatakan coba lagi, bikin program lagi yang lebih agresif," ucap Erick.
Dalam perjuangan Timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026, PSSI telah mengeluarkan biaya lebih dari Rp500 miliar.
Dana tersebut tak cuma dipakai untuk persiapan Piala Dunia, tapi juga program pengembangan sepak bola nasional.
Oleh sebab itu, Erick pun memohon maaf kepada semua pihak yang telah mempercayai PSSI sejauh ini.
"Itu ada dari TV, sponsor, private sector, merchandise, dan dana pemerintah. Jadi saya harus memohon maaf kepada semua yang percaya kepada PSSI," sambung Erick.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: PSSI