Logo Federasi Sepak Bola Turki, TFF. (REUTERS/Dilara Senkaya)
INDOZONE.ID - Federasi Sepak Bola Turki (TFF) pada Kamis (13/11/2025) resmi menjatuhkan larangan bermain kepada 102 pemain dari dua divisi teratas liga.
Sanksi ini muncul setelah penyelidikan menemukan dugaan keterlibatan sejumlah pemain dalam aktivitas judi pertandingan.
Dua penggawa Galatasaray, Eren Elmali dan Metehan Baltaci, turut masuk dalam daftar pesakitan.
Baca juga: Luis Ortiz Masih Absen, MLB Perpanjang Cuti Berbayar di Tengah Isu Dugaan Judi
Sebelumnya, pada awal November, TFF sudah menangguhkan 149 wasit dan asisten wasit setelah ditemukan bukti bahwa sejumlah pejabat pertandingan turut terlibat dalam praktik taruhan.
Situasi semakin memanas pada Senin (10/11/2025), ketika penyelidikan melebar dan berujung pada penangkapan delapan orang, termasuk seorang ketua klub dari divisi teratas.
Bersamaan dengan itu, TFF menangguhkan 1.024 pemain dari seluruh liga sambil menunggu proses investigasi lebih lanjut. Liga di divisi kedua dan ketiga bahkan ikut dihentikan sementara selama dua minggu.
Baca juga: Safee Sali Bantah Tuduhan Isu Mafia dan Bandar Judi di Final Piala AFF 2010
Dalam laporan resmi Dewan Disiplin Sepak Bola Profesional (PFDK), sebanyak 25 pemain dari Super Lig dan 77 pemain dari divisi kedua masuk dalam daftar sanksi.
Elmali dijatuhi larangan bermain selama 45 hari, sedangkan Baltaci harus absen selama sembilan bulan. Secara umum, durasi hukuman yang dijatuhkan berkisar antara 45 hari hingga 12 bulan untuk sejumlah pemain lain.
PFDK belum memberikan informasi lebih jauh mengenai pemain lain yang masih berada dalam proses penyelidikan. Presiden TFF, Ibrahim Haciosmanoglu, menyebut kejadian ini sebagai sebuah “krisis moral” yang mencoreng wajah sepak bola Turki.
Baca juga: Turki Desak FIFA dan UEFA Larang Israel Ikut Kompetisi Sepak Bola di Eropa
Tak hanya pemain, penyelidikan internal TFF juga menemukan angka mengejutkan di kalangan wasit.
Dari 571 wasit aktif di liga profesional, 371 di antaranya memiliki akun taruhan, dan 152 wasit diketahui aktif melakukan perjudian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters