Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 17 NOVEMBER 2025 • 15:15 WIB

Takluk dari Norwegia 1-4, Italia Alami "Mental Issue" di San Siro Jelang Playoff?

Takluk dari Norwegia 1-4, Italia Alami Mental Issue di San Siro Jelang Playoff?Italia kalah dari Norwegia dengan skor 1-4. (Sumber: Outlook India)

INDOZONE.ID - Hujan deras yang mengguyur San Siro pada Senin dini hari waktu Indonesia seolah mewakili air mata jutaan tifosi Italia. Niat hati ingin melihat keajaiban, suporter Gli Azzurri justru harus menyaksikan tim kesayangan mereka dipermak habis-habisan oleh Norwegia dengan skor telak 1-4.

Kekalahan ini bukan cuma soal hilangnya tiga poin, melainkan menjadi sinyal bahaya, lampu merah yang menyala terang, dan mungkin tanda-tanda “mental issue” akut yang menghantui Timnas Italia. Pasukan Luciano Spalletti (kemudian digantikan Gennaro Gattuso) sekali lagi gagal mengamankan tiket lolos otomatis dan harus melewati “jalur neraka” playoff untuk bisa tampil di Piala Dunia 2026.

Bagi kalian yang mungkin baru mulai nonton bola serius di era pasca-2010, perlu dicatat bahwa Italia adalah juara dunia empat kali. Tapi sekarang? Mereka seperti tim medioker yang lupa caranya menang di momen krusial.

Misi Mustahil yang Berakhir Tragis

Secara matematis, tugas Italia malam itu memang nyaris mustahil. Untuk menggusur Norwegia dari puncak Grup I dan lolos otomatis ke Piala Dunia 2026, Donnarumma dkk harus menang dengan selisih sembilan gol. Tentu itu hal yang sangat mustahil untuk bisa “membantai” Norwegia yang diperkuat oleh megabintang Erling Haaland.

Namun fans tidak menuntut sembilan gol. Mereka hanya menuntut kemenangan hiburan atau setidaknya perlawanan yang bermartabat. Sayangnya, yang terjadi justru sebaliknya. Italia tampil tanpa arah, sementara Haaland dkk tampil buas.

Kekalahan ini memaksa Italia masuk ke babak playoff bulan Maret mendatang. Sebuah fase yang menyimpan trauma mendalam bagi publik Italia.

Baca juga: Menang Telak atas Italia, Norwegia Pastikan Lolos ke Piala Dunia usai Menunggu Hampir 3 Dekade

San Siro Jadi Saksi Bisu Kegagalan Gli Azzurri

Kenapa playoff jadi momok menakutkan bagi Italia? Mari kita kilas balik sejenak ke masa ketika Italia absen di dua Piala Dunia terakhir (Rusia 2018 dan Qatar 2022) gara-gara kalah di babak playoff.

Tahun 2017, Italia kalah “nyesek” dari Swedia dengan skor agregat 0-1. Penjaga gawang kala itu, Gianluigi Buffon, menangis di depan para tifosi.

Lima tahun kemudian, Italia kembali mendapat tamparan keras, jauh lebih keras dari tahun 2017 usai kalah dari Makedonia Utara setelah winger andalan mereka, Aleksandar Trajkovski, berhasil mencetak gol di menit-menit akhir. Bagi sebagian orang, pasti muncul pertanyaan, “Kok bisa, ya? Italia kalah sama Makedonia Utara yang notabene medioker?”

Tidak cuma itu, bahkan salah satu pendukung setia Gli Azzurri, Luca Raggi (54 tahun), mengaku pasrah ketika diwawancarai setelah tahu tim kesayangannya harus takluk untuk kesekian kalinya.

“Saya ada di sini saat kita gagal lawan Swedia (tahun 2017). Dulu rasanya nggak mungkin Italia absen di Piala Dunia. Kita semua syok banget saat itu. Tapi sekarang? Rasanya kegagalan itu jadi hal yang normal,” ujar Luca mengutip Flashscore.

Jika gagal lagi di playoff nanti, ini akan menjadi ketiga kalinya berturut-turut Italia absen di pesta bola terbesar dunia. Sebuah tragedi bagi negara yang menganggap sepak bola sebagai agama kedua.

Italia Krisis Pemain Bintang?

Masalah Italia bukan cuma soal taktik Gattuso atau mental yang rapuh, tetapi juga krisis talenta. Generasi emas 2006 sudah lama lewat dan tidak mungkin kembali lagi. Saat ini, praktis hanya Gianluigi Donnarumma yang bisa dibilang pemain kelas dunia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Flashscore.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Takluk dari Norwegia 1-4, Italia Alami "Mental Issue" di San Siro Jelang Playoff?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!