Gervane Kastaneer saat perkuat Curacao (Instagram @gervanek33)
INDOZONE.ID - Curacao baru saja memastikan tiket lolos otomatis ke Piala Dunia 2026, usai menahan imbang Jamaika pada Rabu (19/11/2025) pagi WIB.
Bertanding di National Stadium, Curacao berhasil menahan imbang Jamaika dengan skor 'kacamata'. Hasil imbang tersebut sudah cukup membawa tim besutan Dick Advocaat itu lolos ke Piala Dunia 2026.
Dengan hasil imbang tersebut, Curacao mengakhiri babak kualifikasi di peringkat pertama grup B, Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONCACAF dengan koleksi 12 poin. Hal itu hanya terpaut satu poin dengan Jamaika yang berada di posisi kedua grup B.
Keberhasilan Curacao lolos ke Piala Dunia 2026, tentunya menjadi sejarah tersendiri bagi negara yang berpenduduk hanya 185.489 jiwa saja.
Baca juga: Bellingham Marah Saat Diganti Rogers, Tuchel: Masalah Ini Tidak Perlu Dibesar-besarkan
Tentunya, Curacao juga memecahkan rekor Islandia yang saat itu menjadi satu-satunya peserta di Piala Dunia 2018 lalu, dengan jumlah penduduk sekitar 450.000 jiwa.
Jumlah penduduk Curacao itu jauh lebih sedikit dari jumlah penduduk Kota Solo yang berjumlah 589.242 jiwa.
Lolosnya Curacao ke Piala Dunia 2026, tidak hanya menjadi sejarah bagi negara tersebut, tetapi juga menjadi sejarah tersendiri bagi bintang Persis Solo Gervane Kastaneer.
Ia menjadi pemain pertama Indonesian Super League (I-League) yang bermain di Piala Dunia.
Kastaneer tampil cukup impresif bersama Curacao selama Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONCACAF. Ia masuk dalam jajaran topskor di ajang Kualifikasi.
Pemain berusia 29 tahun itu, berhasil mencetak 5 gol dalam 6 pertandingan di kualifikasi.
Kastaneer hanya terpaut satu gol saja dari pemain Guatemala Oscar Santis, dan juga pemain Haiti Duckens Nazon yang sama-sama mencetak 6 gol sepanjang Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona CONCACAF.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sofascore