Arne Slot saat melatih di Liverpool. (REUTERS/Phil Noble)
INDOZONE.ID - Manajer Liverpool, Arne Slot, bertanggung jawab penuh setelah timnya menelan kekalahan kandang paling memalukan di Premier League.
Liverpool kalah 0-3 dari Nottingham Forest di Anfield, hasil yang membuat sang juara bertahan merosot ke peringkat ke-12. Hasil itu semakin menjauhkan Liverpool dari ambisi mempertahankan gelar juara Premier League.
Forest bermain lebih efektif dengan mencetak tiga gol melalui Murillo, Nicolo Savona, dan Morgan Gibbs-White. Kekalahan ini menambah panjang daftar hasil negatif Liverpool yang kini sudah kalah enam kali dalam tujuh pertandingan liga terakhir.
“Kekecewaan lainnya. Kami sebenarnya memulai dengan cukup baik selama 30 menit pertama. Namun setelah tertinggal 0-1, kami tidak mampu mempertahankan permainan seperti sebelumnya,” ujar Slot.
Manajer asal Belanda itu menjelaskan, bahwa perubahan taktik yang dilakukan sepanjang laga tidak memberikan dampak sesuai harapannya.
Baca juga: Masih Dipercaya, Liverpool Pastikan Posisi Arne Slot Sebagai Pelatih Tetap Aman Meski Kalah Beruntun
“Ketika sesuatu berjalan baik atau buruk, tanggung jawabnya tetap pada saya. Kami tidak mampu menciptakan cukup peluang,” katanya.
Menurut Slot, berbagai penyesuaian yang dicoba terapkan tidak berhasil memperbaiki situasi di lapangan.
“Saya mencoba menyesuaikan beberapa hal, tetapi tidak berhasil. Kami tidak bisa mencetak gol,” lanjut Slot.
Slot menilai gol pembuka Forest menjadi penyebab Liverpool kesulitan menembus pertahanan lawan. Forest bermain rapat, disiplin, dan berhasil memanfaatkan tekanan pada Liverpool yang bermain di Anfield.
Baca juga: Elliot Anderson Buat Manchester United Kepincut Setelah Tampil Luar Biasa di Nottingham Forest
Kondisi itu semakin diperparah dengan sorakan suporter Forest yang menyinggung masa depan manajer Liverpool tersebut dengan kalimat "Besok kamu akan dipecat".
Dengan delapan kekalahan dalam 11 pertandingan di semua kompetisi, tekanan terhadap Liverpool terus meningkat. Situasi ini memaksa Slot mencari solusi sebelum timnya semakin terpuruk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters