INDOZONE.ID - UEFA telah menjatuhkan denda kepada Atletico Madrid karena perilaku rasis suporter mereka selama pertandingan Liga Champions melawan Arsenal bulan lalu.
Pertandingan itu berakhir dengan skor 4-0 untuk Arsenal di Emirates Stadium, London, dan memunculkan sorotan tajam terhadap perilaku sebagian penggemar tim Spanyol tersebut.
Insiden ini menyoroti perilaku rasis suporter Atletico Madrid saat melawan Arsenal, kala beberapa penggemar melakukan tindakan diskriminatif yang melanggar aturan UEFA.
Baca juga: Harry Kane Ingin Balas Kekalahan Bayern Munich dari Arsenal di Babak Gugur Liga Champions
Selain itu, beberapa benda juga dilemparkan ke lapangan, yang menambah daftar pelanggaran yang harus ditanggung klub.
Sebagai konsekuensinya, UEFA mengenakan sanksi dan denda Atletico Madrid karena rasisme dengan denda utama sebesar 30.000 euro dan tambahan 10.000 euro atas insiden pelemparan benda.
Larangan penjualan tiket untuk pertandingan tandang juga dijatuhkan, meski ditangguhkan selama satu tahun masa percobaan.
Baca juga: Arsenal Bertemu dengan Agen Jorge Mendes untuk Bahas Transfer Kenan Yildiz Senilai Rp1,9 Triliun
Artinya, klub masih bisa menjual tiket, tetapi setiap perilaku penggemar akan diawasi ketat. Atletico Madrid dijadwalkan kembali bermain di Liga Champions pada 10 Desember menghadapi PSV Eindhoven, tim asal Belanda.
Saat ini, mereka berada di peringkat ke-12 klasemen Grup Liga Champions dengan sembilan poin dari lima pertandingan.
Tekanan untuk memperbaiki performa sekaligus mengendalikan perilaku suporter kini menjadi fokus utama klub.
UEFA menekankan pentingnya menjaga sportivitas dan keselamatan selama pertandingan.
Klub-klub diingatkan untuk terus mengedukasi penggemarnya agar insiden perilaku rasis suporter tidak terulang, sehingga atmosfer pertandingan tetap aman dan adil bagi semua pihak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters