Xabi Alonso saat melatih di Real Madrid. (REUTERS/Ana Beltran)
INDOZONE.ID - Real Madrid harus kembali menderita kekalahan di La Liga, setelah ditaklukkan Celta Vigo, dalam laga yang mereka akhiri dengan sembilan pemain.
Hasil ini semakin menambah tekanan terhadap Xabi Alonso, yang belakangan berada dalam sorotan akibat performa Real Madrid yang terus menurun.
Kekalahan tersebut membuat Real Madrid yang berada di posisi kedua, tetap tertinggal empat poin dari pemuncak klasemen La Liga, Barcelona.
Baca juga: Joan Laporta Dukung Keputusan Ronald Araujo untuk Cuti Sejenak dari Barcelona
Dari lima pertandingan La Liga terakhir, Real Madrid hanya mampu meraih satu kemenangan, sebuah catatan yang jauh dari standar klub sebesar Los Blancos.
“Kami semua kecewa. Jelas ini bukan pertandingan dan hasil yang kami harapkan,” ujar Alonso.
“Kami harus segera melupakannya. Ini hanya tiga poin. Kami punya laga Liga Champions melawan City untuk bangkit dan menghilangkan rasa pahit ini,” tambahnya.
Alvaro Carreras yang protes ke wasit. (REUTERS PHOTO)
Memasuki menit ketujuh babak kedua, pemain pengganti Williot Swedberg membuka keunggulan Celta Vigo lewat sepakan terarah ke pojok bawah gawang.
Tidak lama berselang, situasi Real Madrid semakin rumit pada menit ke-64 setelah Fran Garcia diusir wasit akibat dua kartu kuning yang diterimanya dalam tempo satu menit.
Pada masa tambahan waktu, Real Madrid kembali kehilangan pemain.
Alvaro Carreras mendapat dua kartu kuning beruntun. Pertama, karena protes keras, lalu disusul pelanggaran disertai bahasa kasar yang membuat tuan rumah bermain dengan sembilan pemain.
Tak lama setelah pengusiran Carreras, Swedberg kembali mencetak gol dan memastikan kemenangan Celta Vigo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Marca