Daniel Lukacs dari Timnas Hungaria selama istirahat minum air. (REUTERS/Bernadett Szabo)
INDOZONE.ID - FIFA resmi menetapkan aturan jeda hidrasi selama tiga menit pada setiap babak di pertandingan Piala Dunia 2026. Aturan ini berlaku tanpa pengecualian, apa pun kondisi cuacanya.
Pada menit ke-22 setiap babak, wasit akan menghentikan pertandingan agar pemain memiliki waktu memulihkan cairan tubuh.
Kebijakan ini menggantikan aturan sebelumnya yang hanya menerapkan istirahat pendinginan ketika suhu kickoff melampaui 31 derajat Celsius.
Dengan aturan yang baru, FIFA ingin memastikan aturan yang lebih sederhana dan konsisten di seluruh venue Piala Dunia 2026.
“Pada setiap pertandingan, di mana pun lokasinya, apakah menggunakan atap atau tidak, dan apa pun kondisi suhunya, akan tersedia istirahat hidrasi selama tiga menit,” ujar Manolo Zubiria, Kepala Penyelenggara Piala Dunia 2026.
Mereka menekankan, kebijakan ini bersifat universal agar perlindungan terhadap pemain dapat dilakukan secara merata.
Penyelenggara juga menegaskan, jika terjadi insiden seperti cedera pada menit ke-20 atau ke-21 yang membutuhkan penanganan, wasit akan menyesuaikan situasi tanpa mengganggu penerapan aturan baru tersebut.
Baca juga: Reece James Ingatkan Timnas Inggris Waspadai Cuaca Panas Ekstrem di Piala Dunia 2026
Keputusan ini tidak terlepas dari kekhawatiran soal cuaca panas ekstrem, terutama setelah Piala Dunia Antarklub 2025 di Amerika Serikat.
Saat Piala Dunia Antarklub 2025, FIFA menyajikan beberapa pertandingan pada siang hari dengan suhu mencapai level sangat tinggi.
Situasi tersebut memperkuat urgensi perlindungan kesehatan pemain lewat kebijakan yang lebih terstruktur.
Sebuah laporan yang dirilis pada September oleh Football for the Future, Common Goal, dan Jupiter Intelligence mengungkapkan, 10 dari 16 stadion Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada berada dalam kategori berisiko tinggi mengalami stres panas ekstrem.
Faktor geografis serta jadwal pertandingan yang berpotensi berlangsung pada jam-jam panas, membuat masalah ini menjadi perhatian utama penyelenggara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Football For The Future, Common Goal, Jupiter Intelligence, Inside FIFA