Enzo Maresca saat melatih di Chelsea. (REUTERS/Phil Noble)
INDOZONE.ID - Enzo Maresca mengakui, dirinya baru saja melewati periode paling sulit sejak resmi melatih Chelsea.
Pernyataan tersebut disampaikannya pada Sabtu (13/12/2025), di tengah derasnya kritik akibat performa Chelsea yang menurun dalam beberapa pekan terakhir di berbagai kompetisi.
Tekanan terhadap Maresca meningkat, setelah Chelsea gagal meraih hasil maksimal dalam empat pertandingan beruntun.
Namun, kemenangan 2-0 atas Everton di Premier League, menjadi titik balik penting bagi klub asal London Barat tersebut.
Baca juga: Jadi Man of the Match Untuk Chelsea, Cole Palmer Tegaskan Belum Berada di Level Terbaiknya
Chelsea akhirnya kembali ke jalur kemenangan saat menghadapi Everton. Hasil positif ini tidak hanya mengakhiri tren negatif, tetapi juga menjadi bukti respons para pemain terhadap tekanan yang mereka hadapi.
Manajer asal Italia itu, tetap memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya atas penampilan yang solid di laga tersebut.
“Mereka tampil sangat baik setelah melalui pekan yang rumit,” ujar Maresca kepada wartawan.
Baca juga: Liam Delap Cedera Lagi, Enzo Maresca Akui Situasi Makin Sulit di Lini Depan Chelsea
Ia juga menegaskan, periode dua hari sebelum laga melawan Everton merupakan masa terberat sejak dirinya bergabung dengan Chelsea.
“48 jam terakhir adalah yang terburuk sejak saya bergabung dengan klub ini, karena banyak pihak yang tidak mendukung kami,” katanya.
Sebelum menumbangkan Everton, Chelsea harus menerima kekalahan 1-2 dari Atalanta pada laga Liga Champions di Italia, Selasa (9/12/2025).
Hasil tersebut melengkapi catatan kurang memuaskan setelah sebelumnya bermain imbang 0-0 melawan Bournemouth di Premier League dan kalah 1-3 dari Leeds United.
Penurunan performa ini cukup kontras dengan penampilan Chelsea sebelumnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters