Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 16 DESEMBER 2025 • 16:00 WIB

Cabor Judo Mampu Lampaui Target Medali, PJSI Mulai Fokus Regenerasi Atlet Setelah SEA Games 2025

Cabor Judo Mampu Lampaui Target Medali, PJSI Mulai Fokus Regenerasi Atlet Setelah SEA Games 2025I Made Sastra Dharma saat beraksi di SEA Games 2025 (Muhammad Ramdan/ANTARA)

INDOZONE.ID - Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) kabarnya mulai fokus lakukan regenerasi atlet setelah SEA Games 2025 berakhir.

Diketahui, cabor Judo sendiri mampu melampaui target medali di SEA Games 2025, yang mana pada cabor tersebut Indonesia mampu meraih 7 medali dengan rincian 4 emas, 2 perak dan juga 1 perunggu.

4 medali emas untuk cabor Judo diraih oleh I Made Sastra Dharma (putra 80-90kg), Muhammad Rizky Maulana (putra 55kg), Syerina Lusyiana (putri 63-70kg) dan Dinny Febriany (putri 57kg).

Sementara itu dua medali perak diraih oleh Gede Ganding Kalbu Soethama di nomor putra 90-100kg dan juga Indah Permatasari di nomor putri 78kg. Sedangkan untuk satu medali perunggu diraih oleh Dewa Kadek Rama Warma Putra untuk nomor putra 66-73kg.

Baca juga: Punya Visi Permainan yang Jelas, Rayan Cherki Tuai Pujian dari Guardiola

Cabor Judo Mampu Lampaui Target Medali, PJSI Mulai Fokus Regenerasi Atlet Setelah SEA Games 2025Atlet Judo Indonesia, Roma Siska saat tampil di Asian Judo Championship (NPC Indonesia)

Keberhasilan judo yang meraih 7 medali di SEA Games 2025 tentunya menjadi sejarah tersendiri, dan dari kesuksesan tersebut membuat PJSI kini mulai untuk fokus meregenerasi atletnya dengan melakukan pembinaan jangka panjang.

Hal itu diungkapkan oleh Sekjen PJSI Regina Lefrandt Vega dalam pernyataan resminya usai cabor Judo memastikan meraih 7 medali untuk SEA Games 2025.

"Atlet yang bertanding sebagian besar berada di level senior, kami akan mengombinasikan dengan pembinaan atlet pelapis melalui pembinaan jangka panjang," ujar Regina yang dikutip dari laman resmi PJSI pada Selasa (16/12/2025).

Lebih lanjut, Regina juga mengatakan bahwa untuk menghasilkan atlet judo berprestasi tidaklah instan. Sebab, untuk melahirkan atlet berprestasi membutuhkan proses yang panjang.

Baca juga: Tolak Tawaran Akuisisi dari Perusahaan Kripto, John Elkann Sebut Juventus Bukan Sekadar Aset Bisnis

"Pembentukan atlet tidak bisa instan, dibutuhkan proses tiga hingga lima tahun agar Indonesia bisa lebih kompetitif di ajang besar seperti Asian Games dan multievent internasional lainnya," lanjutnya.

Tak cuma itu, Regina juga telah menjelaskan bahwa PB PJSI saat ini telah mendorong pembinaan berjenjang dengan adanya kejuaraan tingkat wilayah sebagai fondasi awal pembentukan atlet muda yang siap bersaing dilevel regional, nasional maupun Internasional.

Selain itu,  Regina juga menegaskan bahwa sistem kompetisi tersebut akan terus diperkuat sebagai bahan evaluasi pasca SEA Games.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pjsi.org

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Cabor Judo Mampu Lampaui Target Medali, PJSI Mulai Fokus Regenerasi Atlet Setelah SEA Games 2025

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!