Antoine Semenyo sebelum pertandingan Bournemouth vs Chelsea. (Reuters/Matthew Childs)
INDOZONE.ID - Setiap bursa transfer selalu menghadirkan satu nama pemain yang mencuri perhatian. Pada bursa transfer musim dingin 2026, perhatian tersebut mengarah kepada penyerang Bournemouth, Antoine Semenyo yang performanya terus mengesankan di Premier League.
Manchester City dikabarkan telah memasuki tahap pembicaraan lanjutan untuk merekrut pemain berusia 25 tahun tersebut. Semenyo memiliki klausul pelepasan senilai £65 juta yang berlaku hingga 10 Januari.
Selebrasi Antoine Semenyo setelah mencetak gol untuk Bournemouth (Instagram/@antoinesemenyo42)
Baca juga: Chelsea Resmi Bersaing dengan Tiga Klub Besar Lainnya dalam Perburuan Antoine Semenyo
Ketertarikan City tidak datang sendirian, karena Manchester United, Liverpool, Tottenham Hotspur, dan Chelsea juga disebut memantau situasi sang pemain.
Minat besar dari klub-klub besar Inggris menegaskan, bahwa Semenyo kini telah naik kelas dan menjadi salah satu winger paling diminati di Premier League.
Semenyo lahir di London, Inggris, tapi memilih membela tim nasional Ghana melalui garis keturunan ayahnya. Perjalanan Semenyo menjadi pemain sepak bola profesional tidaklah mudah.
Ia sempat ditolak oleh sejumlah akademi seperti Arsenal, Tottenham, dan Millwall saat masih remaja.
Kesempatan akhirnya datang saat bergabung dengan akademi di wilayah barat Inggris, yang dikelola oleh Dave Hockaday, mantan manajer Leeds United dan Forest Green Rovers.
Baca juga: Bukan ke MU, Antoine Semenyo Lebih Pilih Manchester City Sebagai Pelabuhan Barunya
Bristol City kemudian merekrut Semenyo pada 2017, tetapi ia masih harus menjalani masa peminjaman bersama Bath City, Newport County, dan Sunderland.
Baru pada musim 2020/2021, Semenyo benar-benar menembus tim utama Bristol City.
Bournemouth kemudian memboyongnya pada Januari 2023 dengan nilai transfer £10 juta, sebuah keputusan yang terbukti sangat tepat melihat kondisi sekarang.
Secara statistik, Semenyo mungkin tidak menonjol dalam jumlah peluang yang diciptakan per 90 menit jika dibandingkan dengan Rayan Cherki atau Jeremy Doku.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Opta Analyst, Premier League