Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. (REUTERS/Ibrahem Alomari)
INDOZONE.ID - Media Amerika Serikat, The Athletic baru-baru ini ungkap rekam jejak John Herdman saat masih melatih Timnas Kanada.
Diketahui, John Herdman sendiri pernah melatih Timnas Kanada dari periode 2018 hingga 2023 lalu. Pencapaian tertingginya bersama Kanada adalah membawa tim berjuluk Les Rouges itu lolos ke Piala Dunia 2022.
Kendati begitu, The Athletic dalam ulasannya mengungkapkan bahwa gaya kepelatihan John Herdman mampu mengubah mindset para pemain Timnas Kanada.
Bahkan, pelatih berusia 50 tahun itu mampu mengendalikan Timnas Kanada yang saat itu kerap alami perpecahan dengan mengubah mindset para pemainnya untuk bisa lolos ke Piala Duna 2022 saat itu.
Baca juga: Ruben Amorim Dipecat, Darren Fletcher Ditunjuk Sebagai Pelatih Interim MU
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. (USA TODAY Sports via Reuters/John E. Sokolowski)
"John Herdman bertanggung jawab atas perubahan cara pandang Tim Nasional Putra Kanada terhadap terhadap kemampuan mereka untuk lolos ke Piala Dunia 2022. Padahal, saat itu Timnas Putra sedang alami perpecahan," tulis The Athletic dalam ulasannya yang dikutip pada Selasa (6/1/2026).
Melihat Timnas Kanada saat itu kerap diwarnai perpecahan, John Herdman kemudian mengambil langkah inovatif yaitu melakukan pendekatan terhadap pemainnya dengan teknik motivasi.
Selain itu, Herdman juga mengubah mindset Alphonso Davies dan kolega untuk menghilangkan persepsi bahwa Kanada hanyalah tim pelengkap saja di zona CONCACAF.
Alhasil selama 5 tahun melatih Kanada, John Herdman seringkali menemukan talenta muda berbakat dan meningkatkan standar bagi Timnas Kanada.
Baca juga: Respons Lennart Karl usai Disamakan dengan Lionel Messi: Saya Senang, Tapi Karier Saya Masih Panjang
"Dengan teknik motivasi yang inovatif, ia selalu mengawasi para pemain Kanada untuk menghilangkan persepsi bahwa mereka hanya pemain lengkap di CONCACAF. Herdman menemukan talenta muda berbakat dan juga meningkatkan standar bagi Timnas Kanada," cuit media tersebut menambahkan.
Kini dibawah kepelatihan Jesse Marsch, para pemain Kanada membuktikan bahwa mereka bukanlah lagi sebagai tim pelengkap tetapi mereka kini mampu menjadi tim yang patut diperhitungkan, tentu saja mindset para pemain Kanada telah terbentuk sejak era kepelatihan John Herdman.
Dengan rekam jejak John Herdman yang mampu mengubah Kanada dari tim pelengkap menjadi tim kuda hitam tentunya banyak yang berharap tuah dari pelatih berkebangsaan Inggris itu bisa ditularkan ke Timnas Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Athletic