Real Madrid tersingkir dari Copa del Rey usai dikalahkan Albacete. (REUTERS/Pablo Morano)
INDOZONE.ID - Pagi ini publik sepak bola Spanyol dibuat kaget. Raksasa La Liga, Real Madrid, harus angkat koper lebih cepat di ajang Copa del Rey setelah tumbang dari Albacete dengan skor tipis 3-2.
Padahal, Albacete adalah tim yang saat ini bermain di La Liga 2. Hasil ini terasa makin pahit karena Madrid sebenarnya tampil dominan sepanjang pertandingan, tapi justru kalah efektif dan lengah di momen-momen krusial.
Laga ini juga jadi sorotan karena menjadi debut resmi Alvaro Arbeloa sebagai pelatih Real Madrid. Sayangnya, laga perdana itu langsung diwarnai kekalahan yang bikin dahi Florentino Perez makin berkerut.
Baca juga: 7 Fakta dan Alasan Xabi Alonso Mundur Jadi Pelatih Real Madrid, Ruang Ganti Jadi Sorotan Utama
Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Albacete sama sekali tidak terlihat minder menghadapi nama besar Real Madrid. Sejak menit awal, mereka tampil rapi, disiplin, dan berani menekan. Hasilnya terlihat di menit ke-42 ketika Javi Villar sukses membuka keunggulan untuk Albacete.
Gol tersebut cukup mengejutkan Madrid yang sebenarnya lebih banyak menguasai bola. Albacete justru bermain efektif, menunggu celah, lalu memukul di saat yang tepat.
Menjelang turun minum, Madrid sempat bernapas lega setelah Franco Mastantuono mencetak gol penyeimbang di menit 45+3. Gol ini membuat Madrid kembali percaya diri dan seolah momentum mulai berpihak pada mereka.
Namun, babak kedua justru menjadi mimpi buruk. Albacete tampil makin berani dan memanfaatkan setiap kesalahan kecil yang dilakukan lini belakang Madrid.
Petaka datang di menit ke-82 saat Jefté Betancor kembali membawa Albacete unggul. Madrid sempat mencoba bangkit dan mencetak gol penyeimbang lewat Gonzalo Garcia Torres di menit 90+1. Sayangnya, harapan itu hanya bertahan sebentar.
Di masa injury time, tepatnya menit 90+4, Jefté Betancor kembali mencatatkan namanya di papan skor. Gol keduanya sekaligus memastikan kemenangan dramatis Albacete atas Real Madrid dengan skor akhir 3-2.
Baca juga: Benzema dan Ronaldo Hadir di Tribun, Real Madrid Tetap Pulang Tanpa Trofi Supercopa Spanyol
Real Madrid Tersingkir dari Laga Copa del Rey. (Foto: Instagram @realmadrid)
Jika melihat statistik pertandingan, Madrid sebenarnya sangat dominan. Mereka mencatatkan 75 persen penguasaan bola, berbanding jauh dengan Albacete yang hanya 25 persen. Jumlah tembakan Madrid juga lebih banyak, yakni 18 percobaan, sementara Albacete hanya 13.
Namun, dominasi itu tidak sejalan dengan efektivitas. Albacete justru lebih klinis di depan gawang. Dari enam tembakan tepat sasaran, tiga di antaranya berbuah gol. Sementara Madrid hanya mampu mencetak dua gol dari lima tembakan mengarah ke gawang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan