Lisandro Martinez saat berlatih di Manchester United. (Dok. Manchester United)
INDOZONE.ID - Bek Manchester United (MU), Lisandro Martinez, sempat berpikir untuk pensiun dini dari dunia sepak bola. Pemikiran pensiun dini hadir usai menderita cedera ACL yang didapatkan saat melawan Crystal Palace, pada Februari 2025.
Lisandro Martinez bahkan menyebut cedera ACL merupakan salah satu momen terkelam dalam kariernya sebagai pesepak bola profesional.
"Setelah dua atau tiga minggu pertama, saya tidak ingin bermain sepak bola lagi. Karena saya sudah pernah mengalami patah tulang kaki, dan sekarang lutut... Saya berkata, 'Cukup, saya tidak ingin tahu apa pun lagi'," ujar Lisandro Martinez, dikutip dari ESPN, Jumat (16/1/2026).
Baca juga: Persiapan Piala Asia Futsal 2026, Timnas Futsal Indonesia Akan Gelar 2 Laga Uji Coba
Pemain bertahan Manchester United Lisandro Martinez. (Reuters/Carl Recine)
Sebelumnya, mantan pemain Ajax Amsterdam itu sempat cedera patah kaki pada akhir musim 2022/2023. Cedera itu membuat Lisandro Martinez harus melewatkan 11 pertandingan Premier League di musim berikutnya.
Kemudian, ia menderita cedera ACL pada Februari 2025 yang membuatnya dioperasi. Proses pemulihan Lisandro martinez membutuhkan waktu 10 bulan.
"Saat saya cedera, saya kehilangan keseimbangan sepenuhnya karena rasa sakitnya tak tertahankan," ujar bek Argentina itu.
"Reaksi pertama saya adalah: 'Saya akan pulang, saya akan bersama keluarga saya di Argentina. Cukup, saya tidak ingin menderita lagi, saya ingin sehat, saya ingin menikmati hidup.' Tetapi ketika Anda tidak seimbang, Anda bisa mengatakan apa saja karena Anda tidak terhubung dengan diri sendiri. Saya jelas menerima tiga minggu masa berkabung itu, di mana saya bukan diri saya sendiri," papar Lisandro Martinez.
Baca juga: PSG Incar Enzo Fernandez yang Tidak Betah di Chelsea
Lisandro Martinez saat berlatih di Manchester United. (Dok. Manchester United)
Proses pemulihan memaksa bek tangguh itu untuk menemukan jati diri yang baru. Rasa sakit dan trauma membuat Lisandro Martinez kesulitan kembali ke performa terbaik.
"Anda harus menemukan jati diri baru dalam segala hal: secara fisik, mental, dan pribadi. Anda merasa seperti bukan pemain sepak bola lagi," jelas Lisandro Martinez.
Meski begitu, Lisandro Martinez berterima kasih atas dukungan dari keluarga. Dukungan itu membuat Lisandro Martinez masih memiliki energi untuk terus berlatih dan bermain sepak bola.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ESPN