Ekspresi kecewa pemain Barcelona, Lamine Yamal. (REUTERS/Susana Vera)
INDOZONE.ID - Lamine Yamal sebut bahwa La Liga atau Liga Spanyol merupakan kompetisi yang sulit, mengingat persaingan perebutan gelar juara hingga kini masih sangat terbuka.
Diketahui, saat ini Barcelona tengah menghadapi tekanan dari Real Madrid dalam perburuan gelar juara, yang mana mereka berada di puncak klasemen dengan keunggulan satu poin saja dari Los Blancos yang berada di posisi kedua.
Oleh karena itu, dalam wawancaranya beru-baru ini Lamine Yamal menyebut bahwa La Liga merupakan kompetisi yang paling sulit. Ia juga mengatakan bahwa timnya Barcelona harus berjuang hingga akhir jika ingin mempertahankan gelar juara.
"Ini kompetisi yang paling sulit karena paling panjang, tidak ada yang sudah pasti sampai akhir dan seperti musim lalu, kami harus berjuang sampai akhir, meraih poin, tidak kalah, karena itu semua penting, dan semoga begitu," ujar Lamine Yamal dalam wawancaranya yang dikutip dari Football Espana pada Sabtu (7/2/2026).
Baca juga: Mengenal Permainan Bola Kasti: Sejarah, Aturan, Perlengkapan, dan Ukuran Lapangan
Barcelona sejatinya sempat unggul 4 poin dari Real Madrid di puncak klasemen. Namun, dengan kekalahan atas Real Sociedad 3 minggu lalu membuat jarak poin mereka kini menipis dengan selisih satu poin saja, yang mana Blaugrana memiliki koleksi 55 poin di puncak klasemen dan dibuntuti Real Madrid di posisi kedua dengan koleksi 54 poin.
Dari hal tersebut, membuat pemain berusia 18 tahun itu menyadari bahwa untuk mempertahankan gelar sangatlah sulit. Menurutnya konsistensi menjadi salah satu hal yang cukup penting jika Barcelona ingin untuk mempertahankan gelar juara, dan juga harus siap mental untuk menghadapi tekanan.
Tak hanya soal persaingan gelar juara saja, Yamal juga angkat bicara soal sorotan terkait jumlah golnya yang masih belum terlalu banyak bersama Barcelona.
Baca juga: Jelang Final Piala Asia Futsal 2026, Pelatih Iran Enggan Remehkan Timnas Futsal Indonesia
Sejak Yamal melakoni debutnya di tim utama Barcelona, pemain Timnas Spanyol itu baru mencetak 39 gol dari 135 pertandingannya di semua kompetisi.
"Permainan saya tidak didasarkan pada itu. Memang muncul kontroversi karena ketika saya main bagus saya tidak mencetak gol, dan ketika saya mencetak gol saya tidak bermain bagus. Tapi yang saya inginkan adalah bermain bagus, tim menang, dan terus seperti ini," kata pemain jebolan akademi La Masia itu menambahkan.
Diketahui, Barcelona akan menghadapi Mallorca pada pekan ke-23 La Liga pada malam ini atau Sabtu (7/2/2026). Kemenangan atas Mallorca tentunya membuat Barca memperlebar jarak poin mereka dari Real Madrid di klasemen La Liga musim ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Football Espana