INDOZONE.ID - Klub Norwegia, Bodo/Glimt baru-baru ini cetak sejarah lolos ke babak 16 besar Liga Champions usai singkirkan Inter Milan di babak playoff Liga Champions pada Rabu (25/2/2026) dini hari WIB.
Inter Milan dipastikan tersingkir dari Liga Champions usai mereka kalah tipis 1-2 atas Bodo/Glimt pada pertandingan leg kedua playoff Liga Champions yang digelar di Giuseppe Meazza.
Dalam pertandingan tersebut, kedua gol Bodo/Glimt tercipta melalui Jens Petter Hauge (58') dan juga Hakon Evjen (72'). Sementara itu, satu-satunya gol Inter Milan tercipta melalui Alessandro Bastoni pada menit ke-76.
Tentu saja hasil tersebut membuat Inter Milan harus tersingkir dari Liga Champions usai kalah agregat 2-5 atas Bodo/Glimt. Sebelumnya, di leg pertama wakil Norwegia itu juga meraih kemenangan atas Nerazzurri dengan skor 3-1.
Baca juga: Alvaro Arbeloa Puji Kualitas Vinicius Jr Jelang Laga Melawan Benfica: Dia Pemain yang Luar Biasa
Selebrasi pemain Bodo/Glimt usai singkirkan Inter Milan dari Liga Champions (Instagram @bodoglimt)
Dalam laga yang digelar di Giuseppe Meazza, Inter Milan yang membutuhkan kemenangan dengan selisih 3 gol langsung tampil menekan sejak awal pertandingan.
Beberapa peluang sebenarnya sudah tercipta di babak pertama, melalui sundulan Sebastian Esposito di menit ke-9 dan juga tendangan spekulasi dari Federico Dimarco.
Kendati begitu, kiper Bodo/Glimt Nikita Haikin mampu tampil gemilang di sepanjang pertandingan tersebut, yang mana kiper berusia 30 tahun itu mampu menggagalkan peluang demi peluang yang diciptakan oleh para pemain Inter Milan.
Di babak pertama, Inter sebetulnya juga menciptakan peluang melalui Alessandro Bastoni dan Davide Fratessi, akan tetapi peluang tersebut belum menghasilkan gol. Hingga babak pertama berakhir skor bertahan imbang 0-0 untuk kedua tim.
Memasuki babak kedua, Inter Milan mencoba untuk mengontrol jalannya pertandingan. Akan tetapi, tim besutan Cristian Chivu itu kecolongan pada menit ke-58 yang mana Bodo/Glimt membuka keunggulan menjadi 1-0 melalui gol dari Jens Petter Hauge setelah memanfaatkan bola muntah dari sepakan Ole Blomberg.
Tentu saja, gol Jens Petter Hauge menambah kepercayaan Bodo/Glimt pada pertandingan tersebut. Alhasil, saat memasuki menit ke-72, klub berjuluk Superlaget itu kembali menambah keunggulan menjadi 2-0 melalui gol dari Hakon Evjen melalui tendangan voli yang tak bisa dibendung oleh Yann Sommer.
Sementara itu, Inter Milan baru bisa memperkecil kedudukan menjadi 1-2 pada menit ke-76 melalui sontekan Alessandro Bastoni.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: UEFA