INDOZONE.ID - Polda Metro Jaya mengerahkan sebanyal 1.255 personel gabungannya untuk mengamankan jalannya pertandingan antara Persija Jakarta melawan Borneo FC Samarinda. Laga tersebut diketahui digelar pada malam hari nanti di Stadion Jakarta International Stadium (JIS).
"Polda Metro Jaya menyiapkan 1.255 personel untuk pengamanan pertandingan BRI Liga 1 2025/2026 Persija Jakarta vs Borneo FC yang digelar di Jakarta International Stadium," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).
Personel yang dikerahkan ini merupakan personel gabungan meliputi dari personel kepolisian, TNI sampai unsur dari pemerintah daerah mulai dari Satpol PP, Dinas Perhubungan sampai denhan Dinas Pemadam Kebakaran.
Baca juga: 2.200 Personel Diterjunkan Kawal Laga Persija Vs PSIM di GBK, Pengamanan Ketat Dilakukan!
"Kekuatan pengamanan tersebut terdiri dari unsur satker Polda Metro Jaya 874 personel, Polres Metro Jakarta Utara 209 personel serta BKO TNI 100 personel dan Pemda DKI Jakarta yang meliputi Satpol PP 25 personel, satu unit Damkar tujuh personel, Dishub 30 personel, serta Dinkes 10 personel," ucap Budi.
Di sisi lain, kepolisian sendiri sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas yang nantinya bakal diterapkan secara situasional.
"Pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional di sekitar JIS termasuk pada sejumlah titik akses utama seperti Taman BMW, pintu barat dan simpang selatan," kata Budi.
"Masyarakat pengguna jalan diimbau menyesuaikan waktu perjalanan, mematuhi arahan petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan dan ketertiban selama pertandingan berlangsung," sambungnya.
Baca juga: Final AFF 2025 U23 Timnas vs Vietnam di GBK, 1.252 Personel Dikerahkan untuk Pengamanan
Untuk diketahui, Laga Pekan ke-24 Super League mempertemukan antara Persija Jakarta melawan Borneo FC Samarinda. Kick off laga ini dimulai pada pukul 20.30 WIB di JIS, Jakarta Utara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan