INDOZONE.ID - Mike Tyson, Floyd Mayweather Jr., dan Manny Pacquiao, merupakan nama-nama petinju besar yang hampir semua orang mengenal mereka. Akan tetapi, di balik ketenaran mereka, ada jasa dari tangan dingin seorang promotor.
Ketimbang petinju yang bertarung di atas ring, peran promotor justru jarang terlihat. Jika mau menyebut satu promotor yang setidaknya dikenal di seluruh dunia, nama Don King bisa dijadikan contoh.
Legenda tinju Mike Tyson. (Instagram/@miketyson)
Bagaimana tidak, karena profesinya sebagai promotor, Don King masuk dalam daftar 100 Orang Paling Berpengaruh dalam Olahraga Abad ke-20 oleh The Sporting News pada 1999. Don King menempati posisi ke-49.
Karena sepak terjangnya, Don King dikenal sebagai promotor tinju yang dominan selama 20 tahun terakhir yang telah membentuk olahraga ini.
Baca juga: Setelah 8 Tahun Pensiun, Floyd Mayweather Umumkan Comeback ke Tinju Profesional
Menilik pencapaian Don King, bisa tercermin betapa pentingnya posisi promotor meski jarang tersorot ketimbang petinju.
Jika kamu berpikir promotor pekerjaannya seperti manajer, itu tidak tepat. Kedua posisi itu punya perbedaan besar.
Manajer bertugas melindungi kepentingan petinju, sedangkan promotor adalah melindungi kepentingannya sendiri. Kepentingan tersebut terkadang selaras dengan petinju, tetapi lebih sering tidak.
Tak ayal, kamu sering mendengar petinju bangkrut meski punya karier mentereng. Akan tetapi, kejadian serupa jarang sekali terjadi kepada seorang promotor.
Kamu harus tahu, promotor menerima banyak keuntungan dari upayanya mempromosikan pertandingan sang petinju.
Promotor bukan sekadar penyelenggara biasa, tapi orang yang memegang peran besar dalam urusan bisnis, logistik, hingga promosi pertandingan.
Ia turut bertanggung jawab untuk banyak hal dalam penyelenggaraan acara, seperti:
Ia bertanggung jawab atas itu semua supaya pertarungan tinju dalam berjalan lancar sedari awal. Secara sederhananya, promotor memastikan acara tinju berjalan secara lancar, mulai dari konsep hingga realisasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: How Stuff Works