Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, bela Sassuolo. (Instagram/@jayidzes)
INDOZONE.ID - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, mengaku senang dan bangga bisa menjalani musim yang sangat baik bersama Sassuolo musim ini.
Diketahui, Jay Idzes resmi bergabung dengan Sassuolo pada musim panas 2025 lalu, setelah dibeli dari Venezia dengan biaya 7 juta Euro (Rp139 milyar).
Sejak bergabung dengan Sassuolo, Jay Idzes langsung menjadi andalan di lini pertahanan tim berjuluk I Neroverdi itu, bersama dengan bek muda Bosnia Tarik Muharemovic.
Penampilan solid Jay Idzes di lini pertahanan Sassuolo, mampu membantu tim besutan Fabio Grosso itu bertengger di peringkat ke-9 klasemen Serie A musim ini.
Baca juga: Dongeng Bodo/Glimt di Liga Champions Berlanjut, Kali ini Sporting CP Jadi Korban!
Bek Sassuolo, Jay Idzes. (Instagram/@sassuolocalcio)
Dari penampilan apik Sassuolo di Serie A musim ini, membuat Jay Idzes merasa senang bisa menjalani musim dengan baik, ketimbang musim lalu saat gagal membawa Venezia terhindar dari zona degradasi.
Hal tersebut diungkapkan oleh Jay Idzes dalam wawancaranya bersama Tuttomercatoweb, setelah kekalahan Sassuolo atas Lazio dengan skor 2-1 pada Selasa (10/3/2026) lalu.
Dalam wawancaranya itu, Jay Idzes mengatakan, ia dan Sassuolo telah menjalani musim yang hebat di Serie A. Meskipun sepanjang musim ini timnya sering kali mengalami pasang surut.
"Kami menjalani musim yang hebat, tetapi kamu selalu bisa berbuat lebih baik. Bahkan, hari ini pun kami telah berbuat lebih baik, saya bisa berbuat lebih banyak dan mencegah gol terakhir. Kami selalu mengalami pasang surut, kami perlu menghilangkan masa-masa sulit dan meningkatkan diri karena kami adalah tim yang hebat dan bekerja dengan baik dalam bertahan," ujar Jay Idzes, dikutip dari Tuttomercatoweb pada Kamis (12/3/2026).
Baca juga: Arsenal Ditahan Imbang Bayer Leverkusen, Ini Alibi Mikel Arteta
Lebih lanjut, Jay Idzes juga mengungkapkan, sangat sulit untuk menerima timnya kebobolan atas Lazio di menit-menit akhir pertandingan.
Hal tersebut sangat disayangkan oleh pemain berusia 25 tahun itu. Sebab, tim seharusnya bisa meraih satu poin.
"Sulit ketika anda kebobolan di waktu tambahan. Selalu sulit karena kami kesulitan di 15-20 menit pertama, tetapi kemudian kami bermain lebih baik. Kami mencetak gol yang bagus, dan di menit-menit akhir kami perlu satu poin. Jika anda kebobolan gol, selalu sulit dan sangat disayangkan," tutur pemain kelahiran Mierlo, Belanda itu menambahkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Tuttomercatoweb