Federasi Sepak Bola Tertinggi di Dunia, FIFA. (REUTERS/Arnd Wiegmann)
INDOZONE.ID - FIFA menjatuhkan denda kepada Federasi Sepak Bola Israel (IFA) sebesar 150 ribu franc Swiss.
Sanksi itu menyusul sejumlah pelanggaran terhadap kewajiban anti-diskriminasi.
Komite Disiplin FIFA menyatakan IFA gagal mengambil tindakan tepat terhadap Klub Beitar Jerusalem yang melakukan tindakan rasis dan diskriminatif.
Pelanggaran tersebut dilapokan oleh Asosiasi Sepak Bola Palestina pada Oktober 2024.
Pelapor saat itu meminta kepada FIFA untuk memberi suspensi terhadap IFA.
Baca juga: Ketum PSSI Erick Thohir Cek Kesiapan SUGBK Gelar FIFA Series 2026
Namun, FIFA akhirnya hanya memberikan denda. Dalam putusannya, FIFA mencatat sejumlah insiden rasisme dalam sepak bola Israel.
"Para pendukung telah terlibat dalam perilaku rasis yang terus-menerus dan terdokumentasi dengan baik," bunyi laporan itu mengenai penggemar Beitar.
Klub tersebut juga mengggunakan slogran rasis seperti 'selamanya murni', dan teriakan hinaan etnis yang berulang seperti 'teroris' yang ditujukan kepada pemain Arab.
FIFA menganggapnya sebagai perilaku sistemik yang melanggar aturan dasar perilaku kesopanan dan mencoreng nama baik sepak bola.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Al Jazeera