Trofi Piala Dunia. (REUTERS/Luisa Gonzalez)
INDOZONE.ID - Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyatakan sepak bola dan Piala Dunia sebagai alat untuk mendamaikan dan mempersatukan.
Infantino menyampaikan itu dalam rapat Dewan FIFA yang digelar secara daring dari markas besar FIFA di Zurich, Swiss, Jumat (20/3/2026), waktu setempat.
Timnas Iran sebelum bertanding. (Instagram/@teammellifootball)
Pernyataan Infantino itu menanggapi konflik geopolitik yang kini tengah membara di beberapa tempat, teranyar Timur Tengah antara Amerika Serikat (AS)-Israel kontra Iran.
“FIFA tidak bisa menyelesaikan konflik geopolitik, tetapi kami berkomitmen menggunakan kekuatan sepak bola dan Piala Dunia untuk membangun jembatan serta mempromosikan perdamaian,” ujar Infantino dikutip dari situs resmi, Jumat (20/3/2026).
Baca juga: Pihak AFC soal Iran Mundur dari Piala Dunia 2026: Kami Ingin Mereka Bermain
Tak lupa, ia menyampaikan harapan bahwa setiap tim yang berlaga di Piala Dunia 2026 bermain dengan menjunjung tinggi sportivitas dan rasa hormat.
Sebelumnya, FIFA telah menyatakan Piala Dunia 2026 yang digelar AS, Meksiko, dan Kanada pada 11 Juni hingga 19 Juli mendatang, akan tetap digelar sesuai rencana.
Iran yang tengah berkonflik dengan AS-Israel, menolak memainkan tiga laga fase grup di Negeri Paman Sam. Iran ingin memindahkan pertandingan-pertandingan itu ke Meksiko.
Sikap Iran bukan berarti The Melli memboikot Piala Dunia 2026, tapi hanya menolak bermain di AS. Akan tetapi, FIFA menolak permintaan Iran tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara