Timnas Selandia Baru dengan seragam putihnya. (photo/Instagram/@_nzfootball)
INDOZONE.ID - Iran dijadwalkan memainkan semua laga babak grup Piala Dunia 2026 di AS, termasuk laga pembuka melawan Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni 2026.
Namun konflik AS-Israel dengan Iran yang pecah akhir Februari membuat partisipasi Iran diragukan. Federasi sepak bola Iran bahkan mengancam akan memboikot pertandingan di wilayah AS.
Timnas Selandia Baru mengaku siap memainkan laga pembuka grup melawan Iran di luar Amerika Serikat, jika situasi memaksa.
Gelandang Selandia Baru yang bermain di Belanda, Ryan Thomas, menegaskan bahwa Iran berhak tampil di Piala Dunia.
"Mereka layak berada di sana sebagai negara yang lolos Piala Dunia," ujarnya kepada Reuters.
Jika harus bermain di Meksiko atau Kanada, Thomas mengatakan timnya siap. "Itu bukan masalah besar bagi saya."
Kosta Barbarouses, winger berusia 36 tahun yang juga ayah dua anak, mengakui ada kekhawatiran keamanan untuk laga di Los Angeles.
Baca juga: Gattuso Ingin Italia Sapu Bersih Dua Pertandingan Playoff Piala Dunia 2026 Zona UEFA
Tapi ia percaya otoritas akan memastikan keselamatan pemain dan keluarga.
"Saya mengerti akan ada kekhawatiran bagi orang-orang, tapi menurut saya dengan besarnya acara ini, saya ingin membawa keluarga ke sana. Saya akan merasa aman bagi mereka untuk berada di sana," ujarnya.
Selandia Baru akan bermarkas di San Diego, California selatan, yang lokasinya dekat dengan perbatasan Meksiko.
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum pekan lalu menyatakan negaranya terbuka menjadi tuan rumah pertandingan Iran. Tapi keputusan final ada di tangan FIFA.
Baca juga: Roberto De Zerbi Bersedia Latih Tottenham Hotspur Asalkan Lolos dari Jurang Degradasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters