Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026. (BBC)
INDOZONE.ID - Italia kembali gagal melaju ke Piala Dunia. Tim berjuluk Gli Azzurri itu kalah dalam drama adu penalti melawan Bosnia dan Herzegovina pada final playoff yang digelar di Zenica, Selasa (31/3).
Kekalahan ini membuat Italia absen dari Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah 2018 dan 2022. Tidak ada pemenang Piala Dunia sebelumnya yang pernah melewatkan tiga edisi berturut-turut.
Italia sempat unggul lebih dulu pada menit ke-15. Moise Kean menyelesaikan umpan Nicolo Barella setelah kiper Bosnia, Nikola Vasilj, melakukan kesalahan umpan.
Namun, lima menit sebelum turun minum, bek Italia Alessandro Bastoni diusir wasit karena menjatuhkan penyerang Bosnia, Amar Memic, yang sedang dalam posisi bebas mencetak gol. Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan tuan rumah.
Kiper Gianluigi Donnarumma tampil luar biasa di babak kedua. Ia melakukan serangkaian penyelamatan penting. Namun, tekanan terus-menerus Bosnia akhirnya membuahkan hasil.
Pada menit ke-79, Donnarumma menepis sundulan Edin Dzeko, tetapi bola rebound disambar Haris Tabakovic untuk menyamakan kedudukan. Skor 1-1 bertahan hingga perpanjangan waktu.
Baca juga: Daftar Lengkap 46 Tim Lolos ke Piala Dunia 2026: Jangan Cari Italia!
Dalam adu penalti, Bosnia tampil sempurna. Benjamin Tahirovic, Haris Tabakovic, Kerim Alajbegovic, dan Esmir Bajraktarevic sukses menjalankan tugas mereka.
Sementara itu, Italia gagal melalui Pio Esposito dan Bryan Cristante. Dua tendangan yang berhasil dikonversi dari Sandro Tonali dan Matteo Politano tidak cukup menyelamatkan Azzurri.
Baca juga: Bek Muda Cagliari Tak Sangka Dipanggil oleh Timnas Italia
Statistik pertandingan menunjukkan betapa beratnya perjuangan Italia yang bermain dengan 10 orang:
Bagi Bosnia, kemenangan ini menjadi momen bersejarah. Mereka lolos ke Piala Dunia untuk kedua kalinya setelah penampilan perdana pada 2014.
Bosnia akan bergabung di Grup B Piala Dunia 2026 bersama Kanada, Qatar, dan Swiss.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Bbc.com