Marie-Louis Eta ditunjuk jadi pelatih interim Union Berlin. (Instagram/1.fcunion)
INDOZONE.ID - Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, kagum dengan langkah Union Berlin menunjuk Marie-Louise Eta sebagai pelatih mereka untuk sisa musim 2025/26.
Diketahui, keputusan Union Berlin untuk menunjuk Marie-Louise Eta sebagai pelatih tim utama, terjadi setelah mereka memecat pelatih sebelumnya, Steffen Baumgart usai kekalahan 3-1 atas Heidenheim pada Sabtu (11/4/2026).
Di bawah kepelatihan Steffen Baumgart, Union Berlin sedang alami periode buruk. Yang mana dalam 7 pertandingan terakhir, mereka di Bundesliga, rival sekota Hertha BSC itu hanya mampu meraih dua kemenangan saja.
Dari rentetan hasil buruk tersebut, membuat Union Berlin terjerembab di peringkat ke-11 klasemen sementara Bundesliga dengan koleksi 32 poin. Hal itu membuat manajemen klub langsung bertindak tegas dengan memecat Steffen Baumgart, dan menggantinya dengan Marie-Louise Eta.
Baca juga: Misi Meruntuhkan Tembok Atletico Madrid: Skenario Comeback Barcelona di Liga Champions!
Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany. (REUTERS/Ana Beltran)
Keputusan Union Berlin menjadikan Marie-Louise Eta sebagai pelatih sementara hingga akhir musim, membuat Eta menjadi pelatih wanita pertama dalam sejarah Bundesliga.
Menanggapi hal tersebut, Vincent Kompany dalam wawancaranya bersama laman resmi Bundesliga mengaku, sangat kagum dengan langkah yang diambil Union Berlin untuk menunjuk Marie-Louise Eta sebagai pelatih tim utama mereka.
"Saya sangat senang untuknya. Sangat mudah untuk meremehkan momen-momen penting seperti ini dan mengatakan bahwa dia hanya pelatih seperti yang lain. Namun, pada akhirnya, ini sesuatu yang sangat spesial," ujar Vincent Kompany, dikutip dari laman resmi Bundesliga, pada Rabu (15/4/2026).
Lebih lanjut, Vincent Kompany juga mengatakan, dengan ditunjuknya Marie-Louise Eta sebagai pelatih tim utama Union Berlin, dapat membuka peluang bagi para wanita muda untuk bisa menjadi pelatih.
Mantan kapten Manchester City itu juga mendoakan yang terbaik bagi wanita berusia 34 tahun itu.
"Ini membuka peluang bagi perempuan muda yang merasa mereka juga bisa menjadi pelatih. Ini membuka pintu. Saya berharap yang terbaik untuknya. Harapan saya hanya satu, semoga dia tidak diperlakukan seperti pria di sana, dan orang-orang bisa lebih bersabar. Melatih adalah pekerjaan yang membutuhkan kesabaran," tutur pelatih berusia 40 tahun ini.
Marie-Louise Eta akan menjalani pertandingan pertamanya sebagai pelatih tim utama Union Berlin pada pertandingan Bundesliga spieltag ke-30 melawan VfL Wolfsburg pada Sabtu (18/4/2026) mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Bundesliga