Ilustrasi Liga Champions. (forzaitalianfootball.com)
INDOZONE.ID - Sebanyak empat klub telah memastika tempat mereka di babak semifinal Liga Champions musim 2025/2026.
Dengan tersingkirnya tim-tim favorit seperti Real Madrid dan Barcelona di perempat final, peta kekuatan kini mengerucut pada empat nama: Arsenal, Bayern Munchen, Paris Saint-Germain (PSG), dan Atletico Madrid.
Berikut adalah analisis peluang dan prediksi siapa yang paling berpotensi mengangkat trofi Si Kuping Besar di Budapest nanti:
Baca juga: Jadwal Liga Champions: Klub-klub Raksasa Eropa Saling Bunuh demi Gelar Juara!
Arsenal merayakan kemenangan usai melawan Sporting CP. (REUTERS/Hannah Mckay)
Musim ini adalah momentum emas bagi anak asuh Mikel Arteta. Setelah tampil dominan di fase liga dan menyingkirkan Sporting CP di perempat final, Arsenal datang dengan status tim yang paling konsisten.
Pertahanan solid yang digalang William Saliba serta tajamnya Bukayo Saka membuat The Gunners menjadi favorit utama untuk meraih gelar Liga Champions pertama sepanjang sejarah mereka. Arsenal sendiri memiliki persentase menjuarai Liga Champions 2025/2026 sebesar 38%.
Harry Kane dan beberapa pemain Bayern Munich setelah kalah dari Arsenal. (REUTERS/David Klein)
Setelah berhasil menyingkirkan Real Madrid dalam drama agregat 6-4 yang luar biasa, Bayern membuktikan bahwa mentalitas juara mereka kembali. Bayern pun memiliki persentase kans menjuarai Liga Champions musim ini sebesar 27%.
Di bawah asuhan pelatih yang mampu meredam tekanan besar, Bayern memiliki kedalaman skuad yang sangat berpengaruh di fase akhir turnamen. Pertarungan mereka melawan PSG di semifinal akan menjadi laga "final kepagian".
Baca juga: 4 Fakta Menarik Bayern Munchen vs Real Madrid: Comeback Dramatis hingga Rekor Harry Kane
Para pemain PSG. (REUTERS/Christian Hartmann)
Sebagai juara bertahan, PSG memang telah menunjukkan bahwa mereka bisa tetap kompetitif meski terjadi banyak perubahan di skuad. Bahkan Ousmane Dembele dan kolega memiliki persentase mempertahankan gelarnya sebesar 23%.
Setelah melibas Liverpool dengan agregat telak 4-0 di perempat final, Luis Enrique telah menciptakan mesin perang yang sangat disiplin secara taktik. Kecepatan transisi mereka akan menjadi ancaman terbesar bagi siapa pun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan