INDOZONE.ID - Tim nasional Ghana, yang dijuluki The Black Stars, siap kembali bersinar dan menebar ancaman di panggung global. Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko akan menjadi penampilan kelima mereka di turnamen sepak bola terbesar di dunia ini.
Setelah gagal melewati fase grup pada edisi Brasil 2014 dan Qatar 2022, Ghana datang dengan semangat kebangkitan. Di bawah komando pelatih Otto Addo, mereka bertekad untuk menembus fase gugur dan mengulangi pencapaian bersejarah mereka saat mencapai perempat final pada edisi Afrika Selatan 2010.
Baca juga: Kemewahan dan Sejarah: Mengintip Fasilitas Canggih 16 Stadion Piala Dunia 2026!
Sepanjang sejarahnya, Ghana mencatatkan debut impresif di Piala Dunia 2006 Jerman dengan langsung menembus babak 16 besar. Puncak keemasan mereka terjadi pada 2010 saat menjadi harapan tunggal benua Afrika hingga mencapai perempat final, sebelum akhirnya dihentikan oleh Uruguay lewat drama handball kontroversial Luis Suarez dan adu penalti yang menyakitkan.
Berikut adalah ringkasan profil Timnas Ghana menjelang putaran final Piala Dunia 2026:
| Keterangan | Detail |
| Julukan | The Black Stars |
| Konfederasi | CAF (Afrika) |
| Pelatih Utama | Otto Addo |
| Formasi Andalan | 4-2-3-1 / 4-3-3 (Menyerang) |
| keikutsertaan Piala Dunia | 5 Kali (2006, 2010, 2014, 2022, 2026) |
| Rata-rata Umur | 26,4 Tahun |
| Total Market Cap | Rp3.837,43 Miliar (Rp3,83 Triliun) |
| Ranking FIFA Terkini | 74 Dunia (1346.31 Poin) |
Saat ini, Ghana menempati peringkat 74 dunia versi FIFA dengan total 1346.31 poin. Posisi mereka berada tepat di bawah Finlandia (peringkat 73, 1346.41 poin) dan di atas Islandia (peringkat 75, 1346.41 poin).
Di bawah arahan Otto Addo, skuad Ghana memadukan fisik yang tangguh dan talenta sayap yang lincah yang banyak berkarier di liga-liga top Eropa. Berikut adalah daftar skuadnya:
Kiper (Penjaga Gawang):
Pemain Bertahan (Bek):
Gelandang:
Penyerang:
Baca juga: Regulasi Kartu Kuning Piala Dunia 2026: Ada Perubahan!
Perjalanan Ghana menuju Piala Dunia 2026 terbilang dominan di zona Afrika. Tergabung di Grup I, The Black Stars sukses memuncaki klasemen dengan catatan 8 kemenangan dan hanya 1 kekalahan dari 10 pertandingan.
Meski sempat mendapat tekanan ketat dari Madagaskar hingga pekan-pekan terakhir, Ghana berhasil mengamankan tiket ke Amerika Utara berkat gol penentu kemenangan Mohammed Kudus saat melawan Komoro di laga pamungkas. Keberhasilan ini juga sekaligus membungkam keraguan publik terhadap pelatih Otto Addo yang sempat didesak mundur pasca-kegagalan di Piala Afrika sebelumnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: FIFA, Transfer Market