INDOZONE.ID - Timnas Indonesia menang 3-0 atas Oman dalam FIFA Matchday Juni 2026. Kemenangan itu diwarnai aksi gemilang Emil Audero Mulyadi menggagalkan penalti Oman pada babak pertama.
Timnas Indonesia melawan Oman dalam FIFA Matchday Juni 2026. Pertandingan itu digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat 5 Juni 2026, malam WIB.
Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menggagalkan penalti Iran. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
Dalam pertandingan itu, Timnas Indonesia tampil dominan sehingga mampu mencetak tiga gol. Gol-gol Skuad Garuda dibuat oleh Justin Hubner (13’), Ole Romeny (27’), dan Ragnar Oratmangoen (56’).
Saat skor 2-0 di babak pertama, keunggulan Timnas Indonesia hampir terkikis oleh penalti Oman akibat pelanggaran Justin Hubner pada menit 37.
Baca juga: Timnas Indonesia Bantai Oman 3-0, John Herdman Puji Peran Besar Emil Audero
Namun, Emil Audero jadi pahlawan karena antisipasinya menggagalkan penalti Oman yang dieksekusi oleh Hatem Alrushadi.
Menanggapi keberhasilannya menepis penalti, Emil menyatakan bahwa fokus jadi kunci di balik penyelamatan tersebut.
“Mengenai penyelamatan penalti itu sendiri, bagi saya yang paling penting adalah tetap fokus dan tetap berada dalam permainan,” kata Emil dalam konferensi pers di SUGBK, Jumat 5 Juni 2026, dikutip pada Sabtu (6/6/2026).
Tak ayal, Emil menerima banyak pujian hingga terpilih sebagai Man of the Match dalam pertandingan semalam.
Meski begitu, Emil menilai kesucian gawang Timnas Indonesia tetap terjaga bukan karena kerja kerasnya seorang diri. Ia turut memuji para pemain bertahan Timnas Indonesia lainnya.
Ambil contoh, setelah penalti Oman gagal oleh Emil, Elkan Baggott menendang bola muntah untuk menstabilkan situasi.
Baca juga: Mathew Baker Debut Bersama Timnas Indonesia, John Herdman: Dia Pantas Mendapatkannya!
“Hari ini, saya pikir kami sebagai unit pertahanan, melakukan pekerjaan yang sangat baik,” kata kiper berusia 29 tahun itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan