Cristiano Ronaldo. (Instagram/@cristiano.ronaldoo)
Kekalahan telak yang diderita Juventus dari Lazio dalam final Piala Super Italia dengan skor 3-1, Minggu (22/12) menjadi cerita minor tersendiri bagi karier sepak bola Cristiano Ronaldo.
Usai dikalungkan medali perak selepas laga, Cristiano Ronaldo dengan mimik kecewa langsung mencopot medali tersebut dari lehernya dan bergegas menuju ruang ganti.
Pantas saja jika Cristiano Ronaldo kecewa berat, pasalnya ini adalah kekalahan perdananya di partai final setelah 6 tahun.
Terakhir kali Ronaldo menelan kekalahan di final saat masih membela Real Madrid menghadapi rival sekota, Atletico Madrid di partai final Copa del Rey 2013
Saat itu ia harus mengakui keunggulan Atletico dengan skor 2-1. Kekalahannya makin lengkap kala ia juga diganjar kartu merah.
Setelahnya, Ronaldo selalu berjaya kala timnya masuk partai final, hal itu dibuktikan dengan gelar Liga Champions, Piala Super Eropa, Copa del Rey hingga Piala Super Spanyol.
Bahkan ia pernah melalui final dramatis dengan membawa gelar bagi negaranya, Portugal di Piala Eropa 2016 dan UEFA Nations League 2018/2019.
Kini sejak bergabung dengan Juventus pada 2018, Ronaldo baru melewati dua partai final, yang pertama saat mengalahkan AC Milan di Piala Super Italia pada awal tahun ini yang ditentukan lewat sundulannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: