Tangkapan layar pertandingan Istambul Basaksehir vs Manchester United, Kamis (5/11/2020). (BT Sport)
Usai kalah dari Arsenal pada ajang Liga Primer Inggris akhir pekan kemarin, kini klub Manchester United (MU) kembali menelan kekalahan dari Istambul Basaksehir 2-1 pada lanjutan Liga Champions matchday ketiga yang digelar di Basaksehir Fatih Terim Stadium semalam.
Dengan hasil ini, MU menjadi bulan-bulanan netizen di sosial media khususnya Twitter, dimana tagar "GINI DOANG GROUP NERAKA" menjadi trending topik nomor satu.
Banyak yang mengkritik dan menjelek-jelekan penampilan MU semalam khususnya lini belakangnya. Seperti pada saat gol kedua Istambul Basaksehir yang dicetak Edin Visca di menit ke-40.
Nampak sekali gol kedua tersebut benar-benar membuat geleng-geleng kepala karena sama sekali tidak terjaga oleh para bek MU. Tiga pemain MU yang saat itu berada di belakang malah terlihat sedang berkumpul.
"Pemain emyu sedang menerapkan social distancing sama pemain lawan. Gini doang nih grup neraka?," twit pemilik kaun @baaws2.
Pemain emyu sedang menerapkan social distancing sama pemain lawan ????
— α?α? (@baawsq) November 4, 2020
Gini doang nih grup neraka? pic.twitter.com/Y6MY5LwiH8
"Halo selamat pagi. Passwordnya? "Gini doang nih grup neraka" Tanpa Pinalty, klub ini hanyalah ormas yg kompak janjian pake baju merah. Ole stay? Jaya.. Jaya.. Jaya.. What a beautiful defence... Gada org satupun yg notice demba ba:)," tulis pemilik akun @beyewe16.
Pemain emyu sedang menerapkan social distancing sama pemain lawan ????
— α?α? (@baawsq) November 4, 2020
Gini doang nih grup neraka? pic.twitter.com/Y6MY5LwiH8
Bahkan ada yang menyarankan para pemain MU untuk ikut jadi relawan gempa Turki agar dapat amal.
GINI DOANG NIH GRUP NERAKA
— Mapz (@adit_prada) November 5, 2020
Ampas bos!!!
Gimana ceritanya defence bisa gitu. Udah mendingan MU ikut bansos gempa Turki aja dah. Lumayan dapet amal. pic.twitter.com/pctBQZVdhR
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: