Penggawa timnas Indonesia latihan di Dubai. (photo/Twitter/@pssi)
Seperti diketahui, tim nasional (timnas) Indonesia kini tengah berada di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), untuk menjalani pemusatan latihan (TC).
Hal tersebut sebagai bentuk persiapan menyambut lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 yang akan dimulai Juni mendatang.
Selain diarsiteki oleh pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae Yong, timnas Indonesia juga mempunyai pelatih fisik bernama Lee Jae-Hong.
Melalui kanal YouTube PSSI, Lee Jae-Hong berbagai pengalamannya dalam memantau perkembangan para atlet sepak bola Tanah Air.
Menurut Lee, pola makan dari pemain masih kurang bagus, sehingga performa mereka juga belum bisa mencapai titik yang diinginkan.
Lee menjelaskan bahwa ada batasan tersendiri untuk kadar lemak tubuh pemain saat ini.
"Pemain Indonesia kurang tenaga karena pola makannya tidak baik. Kalau untuk pemain bola, persentase lemak dalam tubuh itu seharusnya 6-12 persen," jelas coach Lee.
Selain itu, Lee juga melarang keras seluruh pemain timnas Indonesia mengonsumsi gorengan demi menunjang penampilan fisik di lapangan.
"Masalahnya memang terdapat di pola makan mereka. Seharusnya, mereka tidak boleh makan gorengan dan lebih banyak makan salad sayuran," tegasnya.
Lebih lanjut lagi, pemain-pemain dikatakan kelebihan karbohidrat dan sedikit mengonsumsi daging atau ikan, padahal otot dibentuk dari potein.
"Olahraga atau main bola itu bisa merusak otot, untuk memperbaikinya maka dibutuhkan asupan protein."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: