Perbedaan sikap Ronaldo dulu dan sekarang terkait Coca-cola (Istimewa)
Aksi Cristiano Ronaldo yang menyingkirkan produk minuman Coca-cola saat konferensi pers Euro 2020 menjadi sorotan banyak orang. Ada yang memuji, tapi ada juga yang menuduhnya munafik.
Pasalnya, di Piala Dunia 2006 silam, Ronaldo justru dengan senang hati menjadi model iklan Coca-cola Jepang. Dalam iklan lawas yang kini kembali beredar itu, pria yang dijuluki CR 7 ini melakukan beberapa trik sepakbola.
Padahal, Ronaldo sebenarnya sudah dari lama menerapkan budaya hidup sehat, seperti tidak minum minuman bersoda, tidak mengonsumsi gula, lemak, hingga gorengan untuk menjaga performa fisiknya.
Akibat ulah Ronaldo yang menyingkirkan minuman Coca-Cola yang merupakan sponsor resmi Euro 2020, saham The Coca-Cola Company langsung anjlok.
Coca cola dilaporkan rugi US$ 4 miliar atau setara Rp57 triliun. Sementara itu, jubir Coca-cola telah menanggapi aksi Ronaldo tersebut dengan mengatakan setiap orang berhak memilih minuman.
Di konferensi pers, seluruh pemain ditawari air putih, Coca-cola, dan Coca-cola zero sugar.
Nothing has made my week like when Cristiano Ronaldo switched Coca Cola beverage for water at a press conference and urged people to drink water.
— Newton Ngúgí MUTHABA (@newton_muthaba) June 15, 2021
A very powerful gesture for the Diabetes community from an influential sports personality.
Sugar, Disease & Sports Ads
Thread 1/5 pic.twitter.com/vWnOK4T2gn
Setelah Ronaldo, gelandang Prancis Paul Pogba meniru apa yang dilakukannya dengan menyingkirkan bir Heineken yang juga sponsor Euro 2020.
Kemudian, ada gelandang Italia Manuel Locatelli yang menggeser botal Coca-cola saat konferensi pers.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: